Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Jum'at, 05 Juni 2026 - 18:26 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, telah menyediakan 9.976 kuota untuk siswa SMP Negeri pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Foto/istimewa.
A
A
A
TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Pada kesempatan kali ini, kuota yang disediakan sebanyak 9.976 siswa.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan usai mengunjungi Gedung Sekolah Baru SDN Babakan 01, Kecamatan Setu, pada Kamis, 4 Juni 2026. Pilar menegaskan seluruh proses SPMB harus berjalan transparan dan mampu memberikan akses pendidikan yang luas bagi masyarakat.
"Insyaallah tahapan SPMB pada Juni ini sudah dimulai pendaftarannya. Nanti orang tua siswa tinggal memasukkan berkas dan mengikuti proses yang berjalan. Saya minta transparan, dan untuk kuota Insyaallah kita memiliki hampir 10.000 siswa yang tertampung di SMP Negeri," ujar Pilar, Jumat (5/6/2026).
Menurut Pilar, setiap tahun terdapat sekitar 25.000 lulusan SD di Kota Tangerang Selatan yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dari jumlah tersebut, rata-rata 12.000-15.000 siswa memilih mendaftar ke sekolah negeri.
Baca juga: Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
Karena itu, Pemkot Tangsel terus menambah kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan SMP Negeri baru sekaligus memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta.
"Kita juga bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangerang Selatan. Nantinya kita siapkan 5.000 beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis," jelasnya.
Pilar menuturkan, upaya memperluas akses pendidikan tersebut juga telah menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan. "Sementara begitu, diberikan beasiswa untuk masuk SMP swasta sambil SMP Negeri setiap tahun kita bangun. Dalam RPJMD Kota Tangsel, selama lima tahun ada pembangunan tujuh SMP Negeri dan swasta. Sambil itu berjalan, kita tetap bekerja sama dengan sekolah swasta," katanya.
Lihat video: Drama Orang Tua Murid Berebut Bangku Sekolah di Tahun Ajaran Baru
Untuk pelaksanaan SPMB tahun ini, pendaftaran SMP Negeri dilakukan secara daring, termasuk bagi pendaftar luar daerah, lulusan Paket A sederajat, maupun lulusan tahun sebelumnya. Bagi calon murid yang mengalami kendala selama proses pendaftaran, dapat datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk mendapatkan bantuan dari panitia sekolah.
Calon murid SMP Negeri wajib telah lulus dari SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Paket A, atau bentuk lain yang sederajat serta berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, wajib melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi oleh sekolah asal.
Selain itu, calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, kemampuan tahfiz Al-Qur'an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
SPMB SMP Negeri membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili sebesar 40%, Jalur Prestasi 25%, Jalur Afirmasi 30%, dan Jalur Mutasi 5%. Untuk persyaratan administrasi, calon murid wajib melampirkan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari sekolah asal.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan usai mengunjungi Gedung Sekolah Baru SDN Babakan 01, Kecamatan Setu, pada Kamis, 4 Juni 2026. Pilar menegaskan seluruh proses SPMB harus berjalan transparan dan mampu memberikan akses pendidikan yang luas bagi masyarakat.
"Insyaallah tahapan SPMB pada Juni ini sudah dimulai pendaftarannya. Nanti orang tua siswa tinggal memasukkan berkas dan mengikuti proses yang berjalan. Saya minta transparan, dan untuk kuota Insyaallah kita memiliki hampir 10.000 siswa yang tertampung di SMP Negeri," ujar Pilar, Jumat (5/6/2026).
Menurut Pilar, setiap tahun terdapat sekitar 25.000 lulusan SD di Kota Tangerang Selatan yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dari jumlah tersebut, rata-rata 12.000-15.000 siswa memilih mendaftar ke sekolah negeri.
Baca juga: Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
Karena itu, Pemkot Tangsel terus menambah kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan SMP Negeri baru sekaligus memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta.
"Kita juga bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangerang Selatan. Nantinya kita siapkan 5.000 beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis," jelasnya.
Pilar menuturkan, upaya memperluas akses pendidikan tersebut juga telah menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan. "Sementara begitu, diberikan beasiswa untuk masuk SMP swasta sambil SMP Negeri setiap tahun kita bangun. Dalam RPJMD Kota Tangsel, selama lima tahun ada pembangunan tujuh SMP Negeri dan swasta. Sambil itu berjalan, kita tetap bekerja sama dengan sekolah swasta," katanya.
Lihat video: Drama Orang Tua Murid Berebut Bangku Sekolah di Tahun Ajaran Baru
Untuk pelaksanaan SPMB tahun ini, pendaftaran SMP Negeri dilakukan secara daring, termasuk bagi pendaftar luar daerah, lulusan Paket A sederajat, maupun lulusan tahun sebelumnya. Bagi calon murid yang mengalami kendala selama proses pendaftaran, dapat datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk mendapatkan bantuan dari panitia sekolah.
Calon murid SMP Negeri wajib telah lulus dari SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Paket A, atau bentuk lain yang sederajat serta berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, wajib melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi oleh sekolah asal.
Selain itu, calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, kemampuan tahfiz Al-Qur'an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
SPMB SMP Negeri membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili sebesar 40%, Jalur Prestasi 25%, Jalur Afirmasi 30%, dan Jalur Mutasi 5%. Untuk persyaratan administrasi, calon murid wajib melampirkan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari sekolah asal.
(cip)
Lihat Juga :