Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Jum'at, 05 Juni 2026 - 16:42 WIB
loading...
Gunung Dukono di Maluku Utaraemgalami erupsi sore ini dan meluncurkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter. Foto/istimewa
A
A
A
MALUKU UTARA - Gunung Dukono di Maluku Utara mengalami erupsi sore ini, Jumat, 5 Juni 2026 pukul 15:51 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 1.200 meter di atas puncak (± 2.287 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
PVMBG melaporkan erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 34 mm dan durasi 44.84 detik.
Baca juga: Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Sementara itu, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
"Agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," imbaunya.
Lihat video: Detik-Detik Evakuasi 2 Warga Singapura di Gunung Dukono
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
PVMBG melaporkan erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 34 mm dan durasi 44.84 detik.
Baca juga: Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Sementara itu, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
"Agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," imbaunya.
Lihat video: Detik-Detik Evakuasi 2 Warga Singapura di Gunung Dukono
(cip)
Lihat Juga :