Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi

Senin, 01 Juni 2026 - 18:29 WIB
loading...
Update Ledakan Bom Sisa...
Polda Papua memberikan informasi terkini terkait ledakan bom yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Selain mengakibatkan 5 orang tewas, 19 lainnya mengalami luka-luka. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Polda Papua memberikan informasi terkini terkait ledakan bom yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor , Papua. Selain mengakibatkan 5 orang tewas, 19 lainnya mengalami luka-luka.

"Sebanyak 19 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Dia menjelaskan, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. "Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat 12 bangunan yang terdampak, terdiri dari 3 bangunan rusak ringan, yakni 2 unit rumah dan 1 gereja, serta 9 bangunan mengalami kerusakan parah, dengan 4 rumah hancur total yang berada tepat di sekitar titik sumber ledakan dan 5 bangunan lainnya mengalami rusak berat."

Baca Juga: 5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan

Selain itu, ledakan itu juga membuat puluhan orang lainnya harus mengungsi. "55 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, terdiri dari 3 balita dan 52 orang dewasa," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menjelaskan, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) pukul 14.45 WIT.



Ari mengatakan, pihaknya masih melakukan identifikasi di lokasi. Dari data sementara, polisi baru menemukan lima jenazah. "Kami sudah mengidentifikasi korban kurang lebih 5 meninggal dunia dan 3 masih dalam pencarian."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved