352 Karyawan Epson Positif Covid-19, Klaster Terbesar di Bekasi

Senin, 21 September 2020 - 11:46 WIB
loading...
352 Karyawan Epson Positif...
Ratusan karyawan PT Indonesia Epson Industry (IEI) di Kabupaten Bekasi, terkonfirmasi positif Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Ledakan kasus Covid-19 dari klaster industri di Kabupaten Bekasi semakin hari makin menjadi.Terbaru, ratusan karyawan perusahaan multinasional PT Indonesia Epson Industry (IEI) terkonfirmasi positif Covid-19. Alhasil, perusahaan tersebut saat ini ditutup untuk sementara.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, data terakhir sudah sebanyak 352 orang terkonfirmasi positif di perusahaan itu."Kasus awal dari tanggal 6 September sampai 19 September ada 352 kasus positif. Ini klaster besar ," katanya kepada SINDOnews, Senin (21/9/2020).

Menurut dia, kasus Epson ini menjadi klaster industri terbesar di Kabupaten Bekasi. Informasi yang dihimpun perusahaan ini harus berhenti beroperasi sementara mulai Senin, 21 September 2020. Kasus ini bermula dari adanya tamu dari luar yang tanpa disadari sudah terpapar positif Covid-19. (Baca: Heboh, Bupati Bekasi Minta Sumbangan Dana Covid-19)

Saat itu ada satu kasus import awal September dan perusahaan tersebut kedatangan tamu dari luar Bekasi yang berkunjung ke sana. Bukan pegawai, tapi orang lain, kemudian teridentikasi positif. Perusahaan kemudian melakukan pelacakan secara internal. Ditemukan banyak pegawai lain yang terpapar Covid-19.

Pegawai yang dinyatakan positif kini diisolasi. Ada yang diisolasi di rumah sakit rujukan Covid-19, ada pula yang diisolasi di rumah masing-masing. Atas kejadian ini, perusahaan ditutup sejak 19 September sampai 2 Oktober 2020 guna memutus mata rantai Covid-19.

Salah satu karyawan Epson yang enggan disebutkan namanya menjelaskan selama dua pekan kedepan, perusahaan bakal melakukan sterilisasi di seluruh area pabrik dan karyawan untuk isolasi mandiri."Disterilkan dulu dua minggu, memutus mata rantai. Awal itu sekitar 80-an," tegasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved