Sinergi Lintas Generasi, Pameran Gambar dan Apresiasi Sastra 2026 Sukses Digelar di Bekasi
Kamis, 28 Mei 2026 - 20:42 WIB
loading...
Sejumlah karya gambar di ruang Pameran Creative Center Bekasi
A
A
A
BEKASI - Geliat seni dan budaya di Kota Patriot semakin menunjukkan taringnya. Pameran Gambar dan Apresiasi Sastra 2026 resmi dibuka pada Kamis (28/5/2026) di Gedung Creative Center Bekasi, Jawa Barat. Acara yang mempertemukan para maestro seni dengan generasi muda ini sukses menarik perhatian publik dan komunitas kreatif se-Jabodetabek.
Pembukaan acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Maja Yusirwan; Ketua Rumah Seni dan Budaya Pandawa Bekasi, Ridwan Marhid; perwakilan Forum Sastrawan Indonesia, serta Pustanto selaku penggiat Seni Rupa Galeri Nasional Indonesia. Tidak hanya para seniman kawakan, gelaran ini juga diramaikan oleh kehadiran para perupa muda dari kalangan mahasiswa hingga pelajar sekolah dasar (SD).
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Ir. Sudarmawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya acara.
Senada dengan itu, Ridwan Marhid menegaskan bahwa pameran ini menjadi pemantik awal untuk pergerakan seni yang lebih besar.
"Kolaborasi acara ini menjadi awal untuk bekerja sama dengan seniman-seniman lain, misalnya dari seni tari dan sebagainya. Kolaborasi ini penting untuk memajukan budaya dan seni, baik di Bekasi maupun Indonesia," ujar Ridwan.
Apresiasi Pemerintah: Bekasi Jadi Lokus Seni dan Budaya
Kabid Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Maja Yusirwan, memuji gelaran ini sebagai manifestasi nyata dari perkembangan budaya di Bekasi. Ia mengaku kagum karena acara skala besar ini lahir dari inisiasi mandiri para pelaku seni se-Jabodetabek.
"Ini luar biasa dan merupakan event yang langka. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin," ungkap Maja.
Lebih lanjut, Maja menyampaikan bahwa Bekasi kini telah bertransformasi menjadi lokus strategis bagi gelaran seni dan budaya, bahkan untuk acara-acara skala besar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga para seniman lokal agar tetap dihargai di tanah air sendiri.
"Seniman adalah aset budaya Bekasi. Kalau tidak kita fasilitasi, mereka bisa lari ke luar negeri. Saya berharap para pelaku seni dapat menyampaikan keinginan dan harapannya, sehingga bisa kita bicarakan bersama pemerintah dan DPRD," tambahnya.
Dukungan hangat juga datang dari Penggiat Seni Rupa Galeri Nasional Indonesia, Pustanto. Ia memberikan pesan motivasi agar para seniman tetap tangguh di tengah berbagai tantangan.
"Semoga menjadi seniman yang memotivasi di tengah krisis, menjadi manusia yang tangguh dan bermanfaat. Selamat untuk kita semua yang menjadi saksi adanya pameran karya dan pementasan sastrawan ini. Mari jaga stamina, saling memotivasi, menginspirasi, dan mendoakan untuk kemajuan bersama," tutur Pustanto.
Kolaborasi Karya Lintas Usia
Acara pembukaan berlangsung syahdu dengan penampilan pembacaan puisi dari para sastrawan berbakat seperti Dyah Kencono, Puspito Dewi, Reli Erlina, Wig SM, dan beberapa penampil lainnya.
Sementara itu, ruang pameran memanjakan mata pengunjung dengan deretan karya gambar memukau dari seniman profesional seperti Abdul Rahman, Indah Soenoko, Titiek Sundari, Ridwan Hamid dan lain-lain. Menariknya, karya-karya tersebut bersanding harmonis dengan karya kreatif dari mahasiswa serta pelajar tingkat SMA/SMK, SMP, hingga SD.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan visual dan kedalaman sastra ini, Pameran Gambar dan Apresiasi Sastra 2026 masih akan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026 di Gedung Creative Center Bekasi.
Pembukaan acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Maja Yusirwan; Ketua Rumah Seni dan Budaya Pandawa Bekasi, Ridwan Marhid; perwakilan Forum Sastrawan Indonesia, serta Pustanto selaku penggiat Seni Rupa Galeri Nasional Indonesia. Tidak hanya para seniman kawakan, gelaran ini juga diramaikan oleh kehadiran para perupa muda dari kalangan mahasiswa hingga pelajar sekolah dasar (SD).
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Ir. Sudarmawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya acara.
Senada dengan itu, Ridwan Marhid menegaskan bahwa pameran ini menjadi pemantik awal untuk pergerakan seni yang lebih besar.
"Kolaborasi acara ini menjadi awal untuk bekerja sama dengan seniman-seniman lain, misalnya dari seni tari dan sebagainya. Kolaborasi ini penting untuk memajukan budaya dan seni, baik di Bekasi maupun Indonesia," ujar Ridwan.
Apresiasi Pemerintah: Bekasi Jadi Lokus Seni dan Budaya
Kabid Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Maja Yusirwan, memuji gelaran ini sebagai manifestasi nyata dari perkembangan budaya di Bekasi. Ia mengaku kagum karena acara skala besar ini lahir dari inisiasi mandiri para pelaku seni se-Jabodetabek.
"Ini luar biasa dan merupakan event yang langka. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin," ungkap Maja.
Lebih lanjut, Maja menyampaikan bahwa Bekasi kini telah bertransformasi menjadi lokus strategis bagi gelaran seni dan budaya, bahkan untuk acara-acara skala besar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga para seniman lokal agar tetap dihargai di tanah air sendiri.
"Seniman adalah aset budaya Bekasi. Kalau tidak kita fasilitasi, mereka bisa lari ke luar negeri. Saya berharap para pelaku seni dapat menyampaikan keinginan dan harapannya, sehingga bisa kita bicarakan bersama pemerintah dan DPRD," tambahnya.
Dukungan hangat juga datang dari Penggiat Seni Rupa Galeri Nasional Indonesia, Pustanto. Ia memberikan pesan motivasi agar para seniman tetap tangguh di tengah berbagai tantangan.
"Semoga menjadi seniman yang memotivasi di tengah krisis, menjadi manusia yang tangguh dan bermanfaat. Selamat untuk kita semua yang menjadi saksi adanya pameran karya dan pementasan sastrawan ini. Mari jaga stamina, saling memotivasi, menginspirasi, dan mendoakan untuk kemajuan bersama," tutur Pustanto.
Kolaborasi Karya Lintas Usia
Acara pembukaan berlangsung syahdu dengan penampilan pembacaan puisi dari para sastrawan berbakat seperti Dyah Kencono, Puspito Dewi, Reli Erlina, Wig SM, dan beberapa penampil lainnya.
Sementara itu, ruang pameran memanjakan mata pengunjung dengan deretan karya gambar memukau dari seniman profesional seperti Abdul Rahman, Indah Soenoko, Titiek Sundari, Ridwan Hamid dan lain-lain. Menariknya, karya-karya tersebut bersanding harmonis dengan karya kreatif dari mahasiswa serta pelajar tingkat SMA/SMK, SMP, hingga SD.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan visual dan kedalaman sastra ini, Pameran Gambar dan Apresiasi Sastra 2026 masih akan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026 di Gedung Creative Center Bekasi.
(unt)
Lihat Juga :