Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Selasa, 26 Mei 2026 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perindo Desak Revisi UU Pemilu, Parliamentary Threshold Tinggi Dinilai Buang Jutaan Suara Rakyat
“Jawa Barat bukan hanya basis suara, tetapi ruang pembentukan kepemimpinan. Kami akan memastikan kader hadir langsung di tengah masyarakat, membawa solusi atas persoalan ekonomi, terutama pengangguran muda dan penguatan UMKM,” tuturnya.
Karena itu, Rifqi ingin keberadaan Partai Perindo di Jabar tidak sekadar dikenal, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Bukan hanya sebagai partai politik yang dikenal, tetapi menjadi partai politik yang dirasakan oleh masyarakat Jawa Barat,” tegasnya.
Visi tersebut tidak lahir tanpa fondasi. Rifqi dikenal memiliki latar akademik yang kuat. Dia menempuh pendidikan doktoral bidang Ilmu Manajemen di Universitas Padjadjaran setelah sebelumnya meraih gelar Magister Sains (M.Si.) Manajemen Sumber Daya Manusia di kampus yang sama pada 2007. Sementara pendidikan sarjananya ditempuh di Universitas Islam Negeri Bandung pada bidang Muamalah pada 1995-1999.
Pengalaman panjang di dunia pendidikan turut membentuk cara pandangnya terhadap kepemimpinan. Sejak 2007 hingga kini, Rifqi aktif sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Bandung. Hampir dua dekade berada di lingkungan kampus mempertemukannya dengan dinamika generasi muda, persoalan sosial-ekonomi, sekaligus tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Namun perjalanan Rifqi tidak berhenti di ruang akademik. Namanya juga lekat dengan dunia kepemiluan. Dia pernah menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 2013-2018 sebelum dipercaya menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar periode 2018-2023.
Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam mengenai demokrasi, tata kelola organisasi, hingga karakter sosial-politik masyarakat Jabar.
“Jawa Barat bukan hanya basis suara, tetapi ruang pembentukan kepemimpinan. Kami akan memastikan kader hadir langsung di tengah masyarakat, membawa solusi atas persoalan ekonomi, terutama pengangguran muda dan penguatan UMKM,” tuturnya.
Karena itu, Rifqi ingin keberadaan Partai Perindo di Jabar tidak sekadar dikenal, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Bukan hanya sebagai partai politik yang dikenal, tetapi menjadi partai politik yang dirasakan oleh masyarakat Jawa Barat,” tegasnya.
Latar Akademik dan Pengalaman Demokrasi Jadi Modal Kepemimpinan
Visi tersebut tidak lahir tanpa fondasi. Rifqi dikenal memiliki latar akademik yang kuat. Dia menempuh pendidikan doktoral bidang Ilmu Manajemen di Universitas Padjadjaran setelah sebelumnya meraih gelar Magister Sains (M.Si.) Manajemen Sumber Daya Manusia di kampus yang sama pada 2007. Sementara pendidikan sarjananya ditempuh di Universitas Islam Negeri Bandung pada bidang Muamalah pada 1995-1999.
Pengalaman panjang di dunia pendidikan turut membentuk cara pandangnya terhadap kepemimpinan. Sejak 2007 hingga kini, Rifqi aktif sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Bandung. Hampir dua dekade berada di lingkungan kampus mempertemukannya dengan dinamika generasi muda, persoalan sosial-ekonomi, sekaligus tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Namun perjalanan Rifqi tidak berhenti di ruang akademik. Namanya juga lekat dengan dunia kepemiluan. Dia pernah menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 2013-2018 sebelum dipercaya menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar periode 2018-2023.
Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam mengenai demokrasi, tata kelola organisasi, hingga karakter sosial-politik masyarakat Jabar.
Lihat Juga :