Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku

Senin, 25 Mei 2026 - 15:53 WIB
loading...
Sesalkan Pembubaran...
Stafsus Menteri Agama, Gugun Gumilar merespons pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026). Tindakan ini pelanggaran hukum serius dan tidak bisa ditoleransi. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) merespons aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026). Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar menegaskan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum serius dan tidak bisa ditoleransi.

Gugun telah menghubungi pihak kepolisian dan berkoordinasi dengan berbagai elemen di Yogyakarta untuk mengusut tuntas kasus ini. "Saya barusan sudah menelpon Pak Kapolda DIY untuk menangkap pelaku. Ini tindakan pidana dan kriminal. Delik hukum sudah jelas sesuai KUHP," katanya, Senin (25/5/2026).

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi hak beribadah warga negara, Kemenag langsung menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian. "Saya udah koordinasi dengan Kanwil Jogja, GMS, dan teman teman aktivis Jogja. Kami turunkan tim Kemenag hari ini. Insha Allah, saya minggu ini ke Jogja," tambahnya. Baca juga: Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah

Berdasarkan laporan kronologi yang diterima Kemenag, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (24/5/2026) pagi di Gereja Misi Sejahtera di Panggungharjo, Sewon, Bantul. Penghentian ibadah berlangsung dari pukul 07.59-09.05 WIB dengan melibatkan sekitar 25 orang.

Mereka berdalih kegiatan tersebut tidak mengantongi izin resmi dan mendapat penolakan dari warga setempat. Penolakan tersebut diklaim berdasarkan Surat Pernyataan Bersama ormas Islam dan perwakilan warga Kelurahan Panggungharjo.

Mereka keberatan atas rencana kegiatan keagamaan GMS yang dijadwalkan berjalan selama 2 tahun. Alasannya wilayah Padukuhan Glugo RT 06 hampir seluruhnya berpenduduk muslim dan khawatir mengganggu kerukunan warga. Mengantisipasi situasi yang tidak kondusif, pada pukul 08.30 WIB, jemaat Gereja Misi Sejahtera Bantul akhirnya mulai membubarkan diri dan meninggalkan lokasi gereja.

Kasus ini kini menjadi perhatian penuh Kemenag. Gugun juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak Polda DIY.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rekomendasi
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Berita Terkini
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved