Sekolah Rakyat di Sumut Melaju Cepat, Progres Sejumlah Lokasi Lampaui Target
Rabu, 20 Mei 2026 - 15:12 WIB
loading...
Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Sumatera Utara yakni Deli Serdang dan Kota Medan, Selasa (19/5/2026) menunjukkan progres yang signifikan. Foto: Ist
A
A
A
DELI SERDANG - Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Sumatera Utara yakni Deli Serdang dan Kota Medan, Selasa (19/5/2026). Kunjungan ini untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh tim proyek di lapangan.
Michael mengapresiasi capaian progres pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara yang dinilai menunjukkan kerja keras, koordinasi, dan komitmen tinggi seluruh tim proyek. “Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan,” ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda, Ini Perbedaannya
Dia menegaskan pentingnya menjaga ritme percepatan pembangunan, memperkuat koordinasi lintas pihak, serta memastikan kualitas dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama hingga proyek selesai. Secara khusus, dia mengapresiasi progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang dinilai sangat signifikan.
“Progres pembangunan SR Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team,” ucapnya.
Berdasarkan laporan progres periode M23, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara secara keseluruhan menunjukkan capaian positif dan berada di atas target rencana.
Adapun progres fisik masing-masing lokasi, yakni Kota Medan mencapai 73,21 persen dari target 51,42 persen; Deli Serdang mencapai 55,22 persen dari target 50,74 persen; Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dari target 50,93 persen; Tapanuli Selatan mencapai 51,90 persen dari target 43,17 persen; dan Padang Sidempuan mencapai 57,03 persen dari target 50,07 persen.
Menurut Michael, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa percepatan pembangunan berjalan dengan baik dan harus terus dijaga hingga tahap penyelesaian proyek. “Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa,” ungkapnya.
Program pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pendidikan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun dan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Sebagai perusahaan konstruksi nasional, PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan berkualitas sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
Michael mengapresiasi capaian progres pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara yang dinilai menunjukkan kerja keras, koordinasi, dan komitmen tinggi seluruh tim proyek. “Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan,” ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda, Ini Perbedaannya
Dia menegaskan pentingnya menjaga ritme percepatan pembangunan, memperkuat koordinasi lintas pihak, serta memastikan kualitas dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama hingga proyek selesai. Secara khusus, dia mengapresiasi progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang dinilai sangat signifikan.
“Progres pembangunan SR Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team,” ucapnya.
Berdasarkan laporan progres periode M23, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara secara keseluruhan menunjukkan capaian positif dan berada di atas target rencana.
Adapun progres fisik masing-masing lokasi, yakni Kota Medan mencapai 73,21 persen dari target 51,42 persen; Deli Serdang mencapai 55,22 persen dari target 50,74 persen; Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dari target 50,93 persen; Tapanuli Selatan mencapai 51,90 persen dari target 43,17 persen; dan Padang Sidempuan mencapai 57,03 persen dari target 50,07 persen.
Menurut Michael, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa percepatan pembangunan berjalan dengan baik dan harus terus dijaga hingga tahap penyelesaian proyek. “Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa,” ungkapnya.
Program pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pendidikan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun dan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Sebagai perusahaan konstruksi nasional, PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan berkualitas sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
(jon)
Lihat Juga :