Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:15 WIB
loading...
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita Goes to Campus di Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong mahasiswa aktif kawal demokrasi dan pendidikan. Foto/SindoNews
A A A
YOGYAKARTA - Ruang demokrasi dan akses pendidikan dinilai menghadapi tantangan di tengah kuatnya pengaruh kepentingan politik dan ekonomi dalam kebijakan publik. Situasi tersebut dinilai menuntut keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk tetap aktif menjaga ruang kritik dan mengawal arah kebijakan negara.

Forum Kebijakan Kita Goes to Campus di Universitas Gadjah Mada (UGM) turut menyoroti kondisi tersebut melalui diskusi di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Founder Gunungkidul Menginspirasi Joko Susilo dan perwakilan Social Movement Institute Achmad Fauzan Mahdi.

Kegiatan itu juga menjadi bagian dari peluncuran Kebijakan Kita chapter Jogja yang difokuskan pada penguatan ruang dialog publik di lingkungan kampus.

Baca juga: Mahasiswa UGM Didorong Kuasai Ekosistem Bisnis Digital

“Kegiatan ini menjadi awal dari peresmian Kebijakan Kita chapter Jogja. Kolaborasi bersama kampus menjadi upaya kami untuk menghidupkan kembali ruang-ruang dialog kritis,” tutur Imam Gazi, Direktur Eksekutif Kebijakan Kita, dikutip Rabu (20/5/2026).

Dalam forum tersebut, Joko Susilo menilai dunia pendidikan saat ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika kebijakan, kepentingan ekonomi dan arah pembangunan sosial. “Dunia pendidikan hari ini bukan arena bebas nilai, di sini semua saling bertarung antara nilai moral, kapital dan kekuasaan,” ujar Joko.

Menurut dia, pendidikan seharusnya tetap menjadi barang publik yang dapat diakses seluruh masyarakat tanpa hambatan ekonomi. Karena itu, negara dinilai perlu hadir memastikan akses pendidikan berjalan lebih setara.

Lihat video: Klaklik Connection Goes to Campus, MNC Pictures Ajak Mahasiswa Berkreasi


“Semua hal yang berhubungan dengan pendidikan idealnya menjadi barang publik, dan harus disubsidi oleh negara, agar segala bentuk produksi pendidikan harus bisa diakses oleh semua orang,” katanya.

Joko Susilo menilai perjuangan sosial dan kebijakan publik di Indonesia saat ini berlangsung melalui tiga jalur utama, yakni pertarungan wacana melalui ruang diskusi kritis, upaya judicial review di Mahkamah Konstitusi, serta demonstrasi di ruang publik yang dinilai semakin menghadapi berbagai tantangan.

Joko menambahkan perjuangan sosial saat ini berlangsung melalui pertarungan wacana, judicial review hingga demonstrasi. Karena itu, dia mendorong penguatan ruang dialog lintas kelompok dan generasi untuk memperkuat partisipasi publik.

“Perbanyak ruang tengah untuk menemukan semua entitas dari segala entitas dan generasi, dan perbanyak dialog, dan dengan mendobrak secara struktural,” pungkasnya.

Melalui forum Kebijakan Kita Goes to Campus, penyelenggara berharap kampus tetap menjadi ruang diskusi kritis yang mampu memperkuat literasi kebijakan publik sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga demokrasi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved