Sepasang Kekasih Pemutilasi Sempat Menginap Bareng Mayat Rinaldi

Minggu, 20 September 2020 - 19:48 WIB
loading...
Sepasang Kekasih Pemutilasi...
Laeli Atika Supriyanti (LAS) dan Djumadil Al Fajri (DAF), dua sejoli tersangka mutilasi ternyata sempat menginap bareng mayat Rinaldi Harley Wismanu. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Laeli Atika Supriyanti (LAS) dan Djumadil Al Fajri (DAF), dua sejoli tersangka mutilasi ternyata sempat menginap bareng mayat Rinaldi Harley Wismanu. Keduanya nginap bareng potongan tubuh jasad Rinaldi setelah kelelahan.

Awalnya, Rinaldi dibunuh pada 9 September 2020 di salah satu apartemen di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Mayat Rinaldi kemudian dipotong-potong (dimutilasi) menjadi beberapa bagian.

Bagian tubuh Rinaldi dimasukkan ke koper oleh kedua pelaku. Sepasang kekasih itu membawa potongan tubuh Rinaldi menggunakan koper ke Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Laeli dan Fajri membawa potongan tubuh Rinaldi ke Apartemen Kalibata dalam dua kali perjalanan. (Baca juga: Sepasang Kekasih Pembunuh Rinaldi Belajar Mutilasi dari YouTube)

"Yang pernah saya sampaikan, tanggal 9 (September) itu setelah melakukan eksekusi langsung dibawa ternyata setelah kita rekonstruksi tanggal 9 dieksekusi, ditinggalkan dulu 3 hari di situ. Dia perpanjang lagi di penginapan di Pasar Baru," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Minggu (20/9/2020).

"Sampai eksekusi tanggal 12. Tanggal 12 itu cuma badannya di tengah dan tangan masukin ke koper langsung diantar ke Kalibata," ucapnya.

Berdasarkan hasil rekonstruksi, kedua pelaku membawa potongan tubuh Rinaldi dari Pasar Baru ke Apartemen Kalibata City menggunakan ojek online dalam dua kali bagian. Namun, keduanya merasa kelelahan setelah mengantar potongan tubuh korban.

"Besoknya tanggal 13 baru yang atas lagi (dibawa). Bahkan, sempat menginap di situ satu malam bersama-sama dengan jenazahnya. Alasannya kecapekan, ketiduran," ujarnya. (Baca juga: Sebelum Meninggal, Camat Kelapa Gading Sempat Keluhkan Sakit Maag dan Tipes)

Pihak kepolisian bakal memeriksa kejiwaan pelaku mutilasi, terutama Fajri. Sebab, Fajri tampak tenang ketika membunuh hingga memutilasi korban.

"Dengan ketenangan yang seperti itu karena yang banyak melakukan di sini tersangka DAF, inilah yang kita akan antar ke psikiater. Tapi, kalau dilihat dari bentuknya tidak ada sakit jiwanya. Orang normal dia," kata Yusri.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Sempat Menghilang, Begini...
Sempat Menghilang, Begini Kronologi KPK Tangkap Bupati Kuansing
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved