Teknologi Crane Canggih Dipamerkan MHE di Cikarang
Senin, 11 Mei 2026 - 18:15 WIB
loading...
Seminar bertema MHE Crane dan Automation Seminar di Le Premier Hotel Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026). Foto: Istimewa
A
A
A
CIKARANG - MHE Jebsen & Jessen menggelar seminar bertema MHE Crane dan Automation Seminar di Le Premier Hotel Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini membahas teknologi derek, alat angkat, hingga sistem otomasi pergudangan modern.
Dalam penyelenggaraannya, Jebsen & Jessen menggandeng perusahaan yang memproduksi automatic crane hook dari Spanyol, Elebia Autohooks. Melalui seminar tersebut, Jebsen & Jessen memperkenalkan perkembangan teknologi derek Overhead Crane dan perlengkapannya, termasuk solusi otomasi untuk kebutuhan industri dan pergudangan.
Salah satu unit bisnis PT Jebsen & Jessen Teknology Indonesia yang terlibat langsung dalam seminar ini adalah MHE – Jebsen & Jessen Brand. Pada kesempatan itu, MHE meluncurkan produk derek Overhead Crane dan Hoist dengan kapasitas hingga 80 ton yang dilengkapi teknologi Intelligent Crane System.
Dengan penggunaan Intelligent Crane System maka menjadikan gerakan derek Overhead Crane menjadi lebih stabil dan presisi serta tidak terjadi ayunan pada saat mengangkat dan menggeser beban, selain itu juga terdapat program pemantauan keselamatan seperti tersedianya data durasi pemakaian, beban yang diangkat dan system proteksi terhadap panas dan beban berlebih.
Tak hanya membahas alat derek, MHE juga turut memperkenalkan berbagai teknologi otomasi pergudangan. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan keselamatan kerja, menekan biaya operasional, menjaga konsistensi produktivitas, serta mengoptimalkan akurasi penyimpanan barang dan tata letak ruang.
Beberapa teknologi yang diperkenalkan meliputi AGV (Autonomous Guided Vehicle), AMR (Autonomous Mobile Robot), Automated Storage & Retrieval System, hingga Vertical Storage Machine beserta perangkat lunaknya. General Manager PT Jebsen & Jessen Technology Indonesia Divisi MHE, Doyo Lujeng Dwiarso, mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan teknologi di berbagai sektor industri.
“Jebsen & Jessen Group telah beroperasi selama 130 tahun dan sebagai perusahaan jaringan global di 26 negara tentunya akan terus berkomitmen pada kemajuan teknologi usaha di segala bidang,” ujar Doyo saat sesi wawancara.
Ia menambahkan, perusahaan juga terus berpegang pada lima nilai utama yang menjadi pedoman dalam menjalankan bisnis. “Ada lima nilai perusahaan yang terus kami pegang teguh, yaitu trust, entrepreneurship, prudence, commitment, dan partnership,” katanya.
MHE merupakan divisi penanganan material dari Jebsen & Jessen Group yang menyediakan produk, layanan, dan solusi industri serta penanganan material. Saat ini, MHE beroperasi di Australia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Seminar tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Joan Roig Barnet dari Elebia Autohooks, serta perwakilan MHE seperti Lim Boon Tian, Doyo Lujeng Dwiarso, Rianto Dwi Leksono, Chandra Devi, Rizal Zailani, Arman Setiani, dan Andrew Thambiah.
MHE menyebut seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada klien dan calon klien terkait pemilihan alat angkat yang tepat guna menyesuaikan kebutuhan investasi dan efektivitas operasional. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur perawatan alat angkat yang benar.
Seminar dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan sambutan pembukaan dari Lusi Lukman selaku Presiden Director PT Jebsen & Jessen Technology Indonesia. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB dengan pembahasan mengenai profil perusahaan, pemilihan derek overhead dan perlengkapannya, serta pemaparan produk Elebia Evo Automatic Crane Hooks oleh Elebia Autohooks.
Setelah jeda makan siang pukul 12.00–13.00 WIB, seminar dilanjutkan dengan pembahasan otomasi pergudangan, layanan, pemeliharaan, dan perbaikan derek hingga pukul 14.30 WIB. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan sambutan penutup dari tim MHE a Jebsen & Jessen Brand.
Dalam penyelenggaraannya, Jebsen & Jessen menggandeng perusahaan yang memproduksi automatic crane hook dari Spanyol, Elebia Autohooks. Melalui seminar tersebut, Jebsen & Jessen memperkenalkan perkembangan teknologi derek Overhead Crane dan perlengkapannya, termasuk solusi otomasi untuk kebutuhan industri dan pergudangan.
Salah satu unit bisnis PT Jebsen & Jessen Teknology Indonesia yang terlibat langsung dalam seminar ini adalah MHE – Jebsen & Jessen Brand. Pada kesempatan itu, MHE meluncurkan produk derek Overhead Crane dan Hoist dengan kapasitas hingga 80 ton yang dilengkapi teknologi Intelligent Crane System.
Dengan penggunaan Intelligent Crane System maka menjadikan gerakan derek Overhead Crane menjadi lebih stabil dan presisi serta tidak terjadi ayunan pada saat mengangkat dan menggeser beban, selain itu juga terdapat program pemantauan keselamatan seperti tersedianya data durasi pemakaian, beban yang diangkat dan system proteksi terhadap panas dan beban berlebih.
Tak hanya membahas alat derek, MHE juga turut memperkenalkan berbagai teknologi otomasi pergudangan. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan keselamatan kerja, menekan biaya operasional, menjaga konsistensi produktivitas, serta mengoptimalkan akurasi penyimpanan barang dan tata letak ruang.
Beberapa teknologi yang diperkenalkan meliputi AGV (Autonomous Guided Vehicle), AMR (Autonomous Mobile Robot), Automated Storage & Retrieval System, hingga Vertical Storage Machine beserta perangkat lunaknya. General Manager PT Jebsen & Jessen Technology Indonesia Divisi MHE, Doyo Lujeng Dwiarso, mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan teknologi di berbagai sektor industri.
“Jebsen & Jessen Group telah beroperasi selama 130 tahun dan sebagai perusahaan jaringan global di 26 negara tentunya akan terus berkomitmen pada kemajuan teknologi usaha di segala bidang,” ujar Doyo saat sesi wawancara.
Ia menambahkan, perusahaan juga terus berpegang pada lima nilai utama yang menjadi pedoman dalam menjalankan bisnis. “Ada lima nilai perusahaan yang terus kami pegang teguh, yaitu trust, entrepreneurship, prudence, commitment, dan partnership,” katanya.
MHE merupakan divisi penanganan material dari Jebsen & Jessen Group yang menyediakan produk, layanan, dan solusi industri serta penanganan material. Saat ini, MHE beroperasi di Australia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Seminar tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Joan Roig Barnet dari Elebia Autohooks, serta perwakilan MHE seperti Lim Boon Tian, Doyo Lujeng Dwiarso, Rianto Dwi Leksono, Chandra Devi, Rizal Zailani, Arman Setiani, dan Andrew Thambiah.
MHE menyebut seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada klien dan calon klien terkait pemilihan alat angkat yang tepat guna menyesuaikan kebutuhan investasi dan efektivitas operasional. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur perawatan alat angkat yang benar.
Seminar dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan sambutan pembukaan dari Lusi Lukman selaku Presiden Director PT Jebsen & Jessen Technology Indonesia. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB dengan pembahasan mengenai profil perusahaan, pemilihan derek overhead dan perlengkapannya, serta pemaparan produk Elebia Evo Automatic Crane Hooks oleh Elebia Autohooks.
Setelah jeda makan siang pukul 12.00–13.00 WIB, seminar dilanjutkan dengan pembahasan otomasi pergudangan, layanan, pemeliharaan, dan perbaikan derek hingga pukul 14.30 WIB. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan sambutan penutup dari tim MHE a Jebsen & Jessen Brand.
(rca)
Lihat Juga :