Pemerintah dan DPRD Minta PT Malea Perbaiki Ruas Jalan Makale-Sapan Deata
Minggu, 20 September 2020 - 12:27 WIB
loading...
Kondisi ruas jalan Makale-Sapan Deata terdapat retakan akibat sering dilalui kendaraan bertonase berat. Foto: SINDOnews/Joni Lembang
A
A
A
TANA TORAJA - Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tana Toraja meminta PT Malea sebagai perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kecamatan Makale Selatan, memperbaiki ruas jalan Makale-Sapan Deata.
Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi menyatakan, kondisi ruas jalan Makale-Sapan Deata saat ini sudah rusak . Sepanjang ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Makale dengan Makale Selatan itu banyak terdapat lubang dan retak di badan jalan.
Baca juga: Update Corona Tana Toraja 20 September: 3 Kasus Positif Baru, 4 Pasien Sembuh
Salah satu penyebab rusaknya ruas jalan itu menurut Welem karena hampir setiap hari kendaraan bertonase berat yang mengangkut kebutuhan material ke lokasi PLTA Malea melintas di ruas jalan itu. Sementara ruas jalan Makale-Sapan Deata merupakan akses utama perekonomian dan aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
"Ruas jalan rusak karena sering dilalui kendaraan bertonase berat sehingga muncul keretakan dan lubang di badan jalan," kata Welem, Minggu (20/9/2020).
Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi menyatakan, kondisi ruas jalan Makale-Sapan Deata saat ini sudah rusak . Sepanjang ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Makale dengan Makale Selatan itu banyak terdapat lubang dan retak di badan jalan.
Baca juga: Update Corona Tana Toraja 20 September: 3 Kasus Positif Baru, 4 Pasien Sembuh
Salah satu penyebab rusaknya ruas jalan itu menurut Welem karena hampir setiap hari kendaraan bertonase berat yang mengangkut kebutuhan material ke lokasi PLTA Malea melintas di ruas jalan itu. Sementara ruas jalan Makale-Sapan Deata merupakan akses utama perekonomian dan aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
"Ruas jalan rusak karena sering dilalui kendaraan bertonase berat sehingga muncul keretakan dan lubang di badan jalan," kata Welem, Minggu (20/9/2020).
Lihat Juga :