Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Rabu, 06 Mei 2026 - 22:04 WIB
loading...
Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres pelaksanaan TMMD di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. FOTO/IST
A
A
A
SOROLANGUN - Komitmen percepatan pembangunan wilayah ditegaskan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0420/Sarko. Tak sekadar proyek rutin, program ini mulai menunjukkan dampak nyata sebagai 'game changer' dalam membuka keterisolasian desa dan mendorong kesejahteraan masyarakat dari pinggiran.
Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres pelaksanaan TMMD di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran berjalan efektif, tepat waktu, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem didampingi Kasi Ops Korem Kolonel Inf Wahyu memeriksa berbagai pekerjaan fisik yang tengah dikerjakan. Mulai dari pembangunan jalan desa, pembuatan sumur bor air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga perbaikan fasilitas umum seperti masjid dan sekolah dasar.
"Kami ingin apa yang dikerjakan di sini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya hari ini, tetapi untuk jangka panjang," ujar Danrem.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas hasil pekerjaan serta keberlanjutan manfaat, sehingga setiap pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0420/Sarko selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, memastikan seluruh sasaran dikerjakan dengan pendekatan kolaboratif.
"TMMD ini kerja bersama. Prajurit dan masyarakat menyatu di lapangan. Itu yang membuat progres cepat dan hasilnya lebih dirasakan," ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap progres pekerjaan dilakukan secara intensif untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
Di sisi lain, masyarakat Desa Seko Besar mulai merasakan langsung dampak dari program tersebut. Bagi warga, perubahan sangat membantu.
"Dulu kami kesulitan air dan jalan. Sekarang sudah mulai berubah. Kami sangat terbantu," ungkap seorang warga.
Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-128 di Desa Seko Besar menjadi model percepatan pembangunan desa yang tidak hanya membuka akses, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan jangka panjang.
Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres pelaksanaan TMMD di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran berjalan efektif, tepat waktu, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem didampingi Kasi Ops Korem Kolonel Inf Wahyu memeriksa berbagai pekerjaan fisik yang tengah dikerjakan. Mulai dari pembangunan jalan desa, pembuatan sumur bor air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga perbaikan fasilitas umum seperti masjid dan sekolah dasar.
"Kami ingin apa yang dikerjakan di sini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya hari ini, tetapi untuk jangka panjang," ujar Danrem.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas hasil pekerjaan serta keberlanjutan manfaat, sehingga setiap pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0420/Sarko selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, memastikan seluruh sasaran dikerjakan dengan pendekatan kolaboratif.
"TMMD ini kerja bersama. Prajurit dan masyarakat menyatu di lapangan. Itu yang membuat progres cepat dan hasilnya lebih dirasakan," ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap progres pekerjaan dilakukan secara intensif untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
Di sisi lain, masyarakat Desa Seko Besar mulai merasakan langsung dampak dari program tersebut. Bagi warga, perubahan sangat membantu.
"Dulu kami kesulitan air dan jalan. Sekarang sudah mulai berubah. Kami sangat terbantu," ungkap seorang warga.
Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-128 di Desa Seko Besar menjadi model percepatan pembangunan desa yang tidak hanya membuka akses, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan jangka panjang.
(abd)
Lihat Juga :