Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Rabu, 06 Mei 2026 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, Dharma Jaya memanfaatkan kondisi yang saat ini masih relatif kondusif untuk mempercepat pembelian stok. “Karena situasinya masih relatif mild, kami sedang agresif melakukan pembelian stok. Jika sebelumnya kami merencanakan pembelian 500 ekor, bulan depan langsung kami tingkatkan menjadi 1.000 ekor,” kata Raditya.
Target pengadaan 7.500 ekor sapi dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, sekitar 1.500 ekor telah masuk dalam tiga tahap pengiriman dan tambahan 1.000 ekor segera didatangkan. Dengan demikian, total 2.500 ekor akan tersedia dalam waktu dekat, sementara sisa 5.000 ekor diupayakan masuk lebih cepat.
Selain memperkuat stok impor, Dharma Jaya juga mulai mengintensifkan pengembangan pasokan sapi lokal sebagai strategi diversifikasi sumber pangan.
“Kami juga sedang menjajaki penguatan ketahanan pangan berbasis sapi lokal. Selama ini sebenarnya kami sudah bermitra dengan daerah-daerah penghasil sapi, dan sekarang akan lebih kami galakkan lagi,” ucapnya.
Untuk komoditas unggas, dia memastikan kondisi pasokan ayam relatif aman dan telah mandiri. “Untuk ayam, saat ini sudah self-sufficient. Kami juga sedang menyiapkan langkah lanjutan penguatan pasokan setelah Iduladha,” ujar Raditya.
Target pengadaan 7.500 ekor sapi dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, sekitar 1.500 ekor telah masuk dalam tiga tahap pengiriman dan tambahan 1.000 ekor segera didatangkan. Dengan demikian, total 2.500 ekor akan tersedia dalam waktu dekat, sementara sisa 5.000 ekor diupayakan masuk lebih cepat.
Selain memperkuat stok impor, Dharma Jaya juga mulai mengintensifkan pengembangan pasokan sapi lokal sebagai strategi diversifikasi sumber pangan.
“Kami juga sedang menjajaki penguatan ketahanan pangan berbasis sapi lokal. Selama ini sebenarnya kami sudah bermitra dengan daerah-daerah penghasil sapi, dan sekarang akan lebih kami galakkan lagi,” ucapnya.
Untuk komoditas unggas, dia memastikan kondisi pasokan ayam relatif aman dan telah mandiri. “Untuk ayam, saat ini sudah self-sufficient. Kami juga sedang menyiapkan langkah lanjutan penguatan pasokan setelah Iduladha,” ujar Raditya.
(jon)
Lihat Juga :