Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum

Minggu, 03 Mei 2026 - 10:32 WIB
loading...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pelantikan digelar di lingkungan Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026). Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengurus baru Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) untuk periode 2026-2030 telah dilantik. Pelantikan digelar di lingkungan Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026).

Ketua Umum KAUP FHUP periode 2026–2030 Sayuti Abubakar menuturkan, kekuatan utama organisasi alumni terletak pada konektivitas antaranggotanya, bukan pada konsep yang dianggap ideal semata. “Sebagaimana saya sampaikan tadi, yang namanya paguyuban itu enggak ada yang ideal sebenarnya,” ujar Sayuti Abubakar dalam keterangannya.

“Yang paling penting ini bagaimana membangun koneksi antara alumni sehingga mereka bisa bersilaturahmi. Dengan bersilaturahmi, mereka bisa saling memberi manfaat,” sambungnya.



Dia menuturkan, KAUP sebagai wadah alumni Fakultas Hukum memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum. Hal tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program pelatihan, pendidikan, dan edukasi yang berkelanjutan.

“Sebagai ini kan keluarga alumni dari Fakultas Hukum, jadi kita juga punya kewajiban nanti dan juga program kerja kita bagaimana kita bisa memberikan latihan, berbagai macam pendidikan, edukasi kepada jadinya sesuatu,” ujarnya.

“Bagaimana ke depannya bisa berjalan rata-rata dalam Fakultas Hukum. Profesinya itu kan profesor-profesor yang sudah jaksa, hakim. Kita bisa memberikan edukasi kepada mereka, bagaimana mereka bisa menjalankan profesinya itu dengan penuh keteguhan,” tambahnya.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya program yang menyasar lulusan baru. Ia mengatakan, pembentukan karakter menjadi fondasi utama sebelum program kerja dijalankan secara luas.

“Kita akan, sebagaimana janji kita kemarin, kita akan melaksanakan pelatihan untuk profesi yang paling cepat. Yang paling bisa dilakukan itu adalah di mahasiswa yang baru lulus. Terus, nanti yang paling penting itu sebelumnya kita ada karakter dulu, supaya kita atur template-nya seperti apa, program kerjanya apa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila Lisda Syamsumardian menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan alumni dalam mencetak lulusan hukum yang siap bersaing di dunia profesional.

“Kita terus bersinergi dalam hal ini, salah satunya adalah kita itu harus siap mencetak mahasiswa-mahasiswa yang berprofesi hukum yang siap di dunia kerja. Nah, itu tidak cukup hanya kita mengajarkan teori, tapi juga kita mengajarkan praktik,” ujar Lisda.

Ia menambahkan, keterlibatan alumni yang telah berpengalaman di sektor hukum menjadi faktor penting dalam memperkuat pembelajaran berbasis praktik di kampus.

“Nah, dengan adanya alumni-alumni yang sudah berkiprah di dunia hukum, di luar gitu ya, mereka harus berkontribusi dengan membuka nanti magang-magang, misalnya magang di pengadilan, di kejaksaan, di law firm, seperti itu. Nah, ini akan memberikan manfaat untuk mahasiswa, dia nanti ke luar sana,” tambahnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi KAUP FHUP untuk bertransformasi dari sekadar paguyuban menjadi jaringan profesional yang adaptif. Di tengah kompleksitas dunia hukum, pendekatan berbasis koneksi, peningkatan kompetensi, serta penguatan karakter dinilai menjadi kunci menjaga relevansi organisasi.

Dengan kepemimpinan baru dan arah program yang lebih terukur, KAUP FHUP menargetkan peran yang lebih nyata dalam mendukung alumni dan mahasiswa. Fokusnya bukan pada kesempurnaan konsep, melainkan pada implementasi yang berdampak langsung.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Siswa SDN Cibilik Antusias...
Siswa SDN Cibilik Antusias Ikuti Edukasi Lingkungan oleh MNC Peduli dan MNC Tourism
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Film Jadi Media Edukasi bagi Anak dan Keluarga
Alumni Universitas Janabadra...
Alumni Universitas Janabadra Gelar Buka Bersama dan Silaturahmi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved