Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Kamis, 30 April 2026 - 17:56 WIB
loading...
UNFPA Indonesia menerima Program Her Health Grant 2026 dari Organon guna meningkatkan akses kesehatan bagi perempuan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - UNFPA Indonesia menerima Program Her Health Grant 2026 dari PT Organon Pharma Indonesia Tbk (Organon). Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan perempuan melalui akses, inovasi, dan pendidikan.
Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis antara UNFPA Indonesia, Organon, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Proyek Revitalizing Equitable Access and Choice for Her (REACH) yang diusulkan UNFPA Indonesia dipilih karena manfaatnya bagi masyarakat.
Baca juga: 10 Manfaat Daun Kelor untuk Wanita, Bagus Buat Program Hamil
Managing Director Organon Asia Pasifik Andreas Daugaard Jørgensen mengatakan dengan Asia Pasifik menerima sejumlah porsi besar dari alokasi global Her Health Grant. Menurut dia, sangat jelas kebutuhan perawatan yang berkembang pesat dan belum terpenuhi di kawasan ini sangat jelas. Advokasi praktis dan dukungan langsung di lapangan adalah hal yang mendorong kemajuan berarti bagi kesehatan perempuan.
"Her Health Grant ini meningkatkan kepemimpinan komunitas dan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan mencerminkan kebutuhan nyata para perempuan yang mereka layani. Di Organon, kami mendengarkan perempuan dan bertindak dengan tujuan, karena perempuan dan anak perempuan yang lebih sehat akan memperkuat masyarakat—dan kami bangga menjadi mitra dalam menciptakan dampak positif yang nyata," ujarnya.
Presiden Direktur Organon Indonesia, Daniel menambahkan banyak perempuan di Indonesia masih kekurangan akses terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi.
Lihat video: RSPPN Kemhan-TNI Buka Layanan Kesehatan Door to Door di Aceh Tamiang
"Termasuk kebutuhan kontrasepsi yang belum terpenuhi serta kesenjangan dalam perawatan ibu dan bayi baru lahir, menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan akses yang merata dan pilihan yang lebih luas sehingga mereka dapat memegang peranan penuh atas kehidupan reproduksi mereka," katanya.
Salah satu penerima hibah tahun ini, Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia Hassan Mohtashami mengatakan dukungan ini merupakan investasi yang kuat dalam inti mandat UNFPA tentang akses yang setara terhadap kesehatan seksual dan reproduksi.
Her Health Grant Organon untuk Proyek REACH membantu memastikan bahwa setiap perempuan memiliki akses yang setara terhadap informasi, layanan, dan pilihan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan tentang kesehatan reproduksinya.
"Dukungan ini memperkuat komitmen kami untuk memperluas perawatan berbasis hak yang berkualitas tinggi dan memastikan bahwa tidak ada perempuan yang tertinggal," katanya.
Program dan kegiatan yang didanai oleh Her Health Grant tetap dirancang dan dilaksanakan secara independen oleh organisasi yang bersangkutan. Organon berkantor pusat di Jersey City, New Jersey, Amerika Serikat, Organon berkomitmen untuk memajukan akses, keterjangkauan, dan inovasi dalam layanan kesehatan.
Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis antara UNFPA Indonesia, Organon, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Proyek Revitalizing Equitable Access and Choice for Her (REACH) yang diusulkan UNFPA Indonesia dipilih karena manfaatnya bagi masyarakat.
Baca juga: 10 Manfaat Daun Kelor untuk Wanita, Bagus Buat Program Hamil
Managing Director Organon Asia Pasifik Andreas Daugaard Jørgensen mengatakan dengan Asia Pasifik menerima sejumlah porsi besar dari alokasi global Her Health Grant. Menurut dia, sangat jelas kebutuhan perawatan yang berkembang pesat dan belum terpenuhi di kawasan ini sangat jelas. Advokasi praktis dan dukungan langsung di lapangan adalah hal yang mendorong kemajuan berarti bagi kesehatan perempuan.
"Her Health Grant ini meningkatkan kepemimpinan komunitas dan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan mencerminkan kebutuhan nyata para perempuan yang mereka layani. Di Organon, kami mendengarkan perempuan dan bertindak dengan tujuan, karena perempuan dan anak perempuan yang lebih sehat akan memperkuat masyarakat—dan kami bangga menjadi mitra dalam menciptakan dampak positif yang nyata," ujarnya.
Presiden Direktur Organon Indonesia, Daniel menambahkan banyak perempuan di Indonesia masih kekurangan akses terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi.
Lihat video: RSPPN Kemhan-TNI Buka Layanan Kesehatan Door to Door di Aceh Tamiang
"Termasuk kebutuhan kontrasepsi yang belum terpenuhi serta kesenjangan dalam perawatan ibu dan bayi baru lahir, menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan akses yang merata dan pilihan yang lebih luas sehingga mereka dapat memegang peranan penuh atas kehidupan reproduksi mereka," katanya.
Salah satu penerima hibah tahun ini, Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia Hassan Mohtashami mengatakan dukungan ini merupakan investasi yang kuat dalam inti mandat UNFPA tentang akses yang setara terhadap kesehatan seksual dan reproduksi.
Her Health Grant Organon untuk Proyek REACH membantu memastikan bahwa setiap perempuan memiliki akses yang setara terhadap informasi, layanan, dan pilihan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan tentang kesehatan reproduksinya.
"Dukungan ini memperkuat komitmen kami untuk memperluas perawatan berbasis hak yang berkualitas tinggi dan memastikan bahwa tidak ada perempuan yang tertinggal," katanya.
Program dan kegiatan yang didanai oleh Her Health Grant tetap dirancang dan dilaksanakan secara independen oleh organisasi yang bersangkutan. Organon berkantor pusat di Jersey City, New Jersey, Amerika Serikat, Organon berkomitmen untuk memajukan akses, keterjangkauan, dan inovasi dalam layanan kesehatan.
(cip)
Lihat Juga :