RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026 - 11:30 WIB
loading...
Evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) dini hari. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah menerima 10 kantong jenazah korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik ( KRL ) yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Sebelumnya, pihak PT KAI menyebut ada 14 korban meninggal dunia.
"Yang diterima saat ini ada 10 jenazah," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Dia menyebutkan, hingga saat ini baru tiga keluarga yang melapor ke RS Polri . Prima menuturkan, seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.
Baca Juga: Penampakan Taksi Tertemper KRL sebelum Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur
"Sampai jam 10.30 baru 3 keluarga yang sudah melaporkan. Betul, (korban) perempuan semua," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. "Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," demikian siaran pers yang disampaikan Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
"Yang diterima saat ini ada 10 jenazah," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Dia menyebutkan, hingga saat ini baru tiga keluarga yang melapor ke RS Polri . Prima menuturkan, seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.
Baca Juga: Penampakan Taksi Tertemper KRL sebelum Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur
"Sampai jam 10.30 baru 3 keluarga yang sudah melaporkan. Betul, (korban) perempuan semua," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. "Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," demikian siaran pers yang disampaikan Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
(zik)
Lihat Juga :