Terimbas Geopolitik Global, Pemilik Toko Elektronik di PIK Atur Strategi Rangsang Konsumen

Minggu, 26 April 2026 - 17:48 WIB
loading...
Terimbas Geopolitik...
Terimbas ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, sejumlah pemilik toko elektronik mulai melakukan beragam strategi mempertahankan pembeli. Saat ini, daya beli masyarakat menurun. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Terimbas ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, sejumlah pemilik toko elektronik mulai melakukan beragam strategi mempertahankan pembeli. Saat ini, daya beli masyarakat menurun.

Para pemilik toko elektronik ada yang menebar promo, melakukan service berlebih kepada konsumen, hingga membuka cabang baru demi mempertahankan eksistensinya.

Baca juga: Kebutuhan Pembiayaan Elektronik Terus Menggeliat

“Pengaruh pada harga ada dan saya rasa hampir ke semua sektor. Tapi, untuk daya beli belum berpengaruh besar,” ujar CEO dan Co-Founder AIO Grup Hendry Hermawan saat melaunching toko baru di kawasan PIK 2, Tangerang, Minggu (26/4/2026).

Selain berinovasi, pihaknya juga melakukan beragam perubahan demi memberikan rasa nyaman pembeli mulai dari membuka store di lahan belasan ribu meter dan melengkapinya dengan kafe. Dia juga berupaya memberikan elektronik konsultan yang mampu menjawab kebutuhan pembeli.

“Dari sini kami akan membantu mengarahkan mereka apa yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ucapnya.

Untuk menjaga pasar setelah pembukaan cabang ke-7, AIO memastikan tetap menjual produknya baik skala perumahan kecil hingga industri.

Adanya pembukaan promo bernama Lucky Seven, pihaknya juga mengajak masyarakat merasakan promo potongan harga dari Rp70 ribu hingga Rp7 juta. Termasuk memberikan hadiah mobil listrik tanpa undian.

Melalui promo ini, pertumbuhan penjual di tokonya mencapai 50 persen per tahun. Dia menargetkan pertumbuhan sebesar 80 persen di tahun 2026.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Peredaran Rokok Elektronik...
Peredaran Rokok Elektronik Ilegal Marak, Konsumen Diimbau Pilih yang Berpita Cukai
Pramono Minta BUMD Persiapkan...
Pramono Minta BUMD Persiapkan Diri Hadapi Tantangan Geopolitik dan El Nino
Polda Metro Jaya Limpahkan...
Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Perkara Richard Lee ke Kejaksaan
YLKI: Pencabutan Subsidi...
YLKI: Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Berpotensi Rugikan Konsumen
Tito Karnavian Nilai...
Tito Karnavian Nilai Pertarungan Global Tak Hanya Ditentukan Kekuatan Militer
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved