Merasa Dikhianati, Istri Sah Bakal Calon Bupati Teluk Bintuni Lapor ke KPU
Sabtu, 19 September 2020 - 12:18 WIB
loading...
A
A
A
Yang menjadi alasan mendasar Sri Utamiati keberatan adalah, sebagai istri sah yang hingga kini masih tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung, dirinya merasa hanya diperalat untuk mencapai tujuan politik Ali Ibrahim Bauw.
Menurut Sri pada berkas yang disampaikan ke KPU Teluk Bintuni, nama dirinya ditulis sebagai istri sah. "Tapi fakta yang terjadi, dalam berbagai kesempatan politik, Ali Ibrahim Bauw muncul bersama dengan perempuan lain sebagai pasangan," Sri.
Diketahui, Ali Ibrahim Bauw telah menikah siri dengan istri mudanya di Teluk Bintuni sejak tahun 2000 tanpa sepengetahuan istri pertamanya. "Tidak ada keadilan menafkahi lahir batin sejak 1995. Apalagi untuk memberikan perhatian dan waktu pada keluarga," ujar dia.
Ali Ibrahim Bauw disebut-sebut menikah siri dengan salah seorang kepala bidang pada salah satu instansi di Kabupaten Teluk Bintuni.
Tak hanya itu, sejumlah dokumen ijazah milik bakal calon juga dipersoalkan oleh Sri. Menurut Sri, dokumen-dokumen ijazah yang tertera pada berkas pendafataran calon bupati tidak sesuai dengan aslinya.
Cosmas Refra, kuasa hukum Sri Utamiati kepada wartawan mengatakan, dirinya ditunjuk langsung oleh klien sebagai kuasa hukum untuk memproses hukum kasus tersebut.
Menurut Sri pada berkas yang disampaikan ke KPU Teluk Bintuni, nama dirinya ditulis sebagai istri sah. "Tapi fakta yang terjadi, dalam berbagai kesempatan politik, Ali Ibrahim Bauw muncul bersama dengan perempuan lain sebagai pasangan," Sri.
Diketahui, Ali Ibrahim Bauw telah menikah siri dengan istri mudanya di Teluk Bintuni sejak tahun 2000 tanpa sepengetahuan istri pertamanya. "Tidak ada keadilan menafkahi lahir batin sejak 1995. Apalagi untuk memberikan perhatian dan waktu pada keluarga," ujar dia.
Ali Ibrahim Bauw disebut-sebut menikah siri dengan salah seorang kepala bidang pada salah satu instansi di Kabupaten Teluk Bintuni.
Tak hanya itu, sejumlah dokumen ijazah milik bakal calon juga dipersoalkan oleh Sri. Menurut Sri, dokumen-dokumen ijazah yang tertera pada berkas pendafataran calon bupati tidak sesuai dengan aslinya.
Cosmas Refra, kuasa hukum Sri Utamiati kepada wartawan mengatakan, dirinya ditunjuk langsung oleh klien sebagai kuasa hukum untuk memproses hukum kasus tersebut.
Lihat Juga :