Turnamen Tenis Meja Se-Sulawesi Berakhir Pahit, Pemenang Tak Kunjung Terima Hadiah Penuh
Jum'at, 10 April 2026 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah kami tunggu 14 hari, dia (AAN) kembali berkomunikasi. Kali ini berjanji akan mentransfer setengah dari total hadiah, lalu sisanya pada awal pertengahan Februari 2026,” ujar Arham, salah satu atlet perwakilan tim RPP BERANI, Jumat (10/4/2026).
Namun, waktu kembali berlalu tanpa kepastian. Hingga 18 Februari 2026, komunikasi yang dilakukan melalui WhatsApp hanya berisi jawaban normatif dari panitia.
“Mohon maaf pak, lagi di jalan tadi. Iya secepatnya akan kami selesaikan. Mudah-mudahan pihak sponsor secepatnya menyelesaikan,” kata Arham menirukan isi pesan WhatsApp dari AAN.
Setelah Lebaran, komunikasi kembali dilanjutkan pada 1 April 2026. Dalam pesan WhatsApp, AAN malah menyampaikan pihak sponsor sudah tidak dapat lagi dihubungi.
![Turnamen Tenis Meja Se-Sulawesi Berakhir Pahit, Pemenang Tak Kunjung Terima Hadiah Penuh]()
Yang bersangkutan malah berdalih dana pribadinya telah dikeluarkan terancam tidak tergantikan. AAN mengaku permasalahan ini tidak melibatkan KONI karena sponsor dicari secara mandiri meski sebelumnya kegiatan telah dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah.
Turnamen ini diikuti 300 atlet dari enam provinsi mempertandingkan berbagai kategori mulai dari beregu putra umum, tunggal putra dan putri, U-15, U-12, veteran 50+, hingga divisi daerah.
Namun, waktu kembali berlalu tanpa kepastian. Hingga 18 Februari 2026, komunikasi yang dilakukan melalui WhatsApp hanya berisi jawaban normatif dari panitia.
“Mohon maaf pak, lagi di jalan tadi. Iya secepatnya akan kami selesaikan. Mudah-mudahan pihak sponsor secepatnya menyelesaikan,” kata Arham menirukan isi pesan WhatsApp dari AAN.
Setelah Lebaran, komunikasi kembali dilanjutkan pada 1 April 2026. Dalam pesan WhatsApp, AAN malah menyampaikan pihak sponsor sudah tidak dapat lagi dihubungi.

Yang bersangkutan malah berdalih dana pribadinya telah dikeluarkan terancam tidak tergantikan. AAN mengaku permasalahan ini tidak melibatkan KONI karena sponsor dicari secara mandiri meski sebelumnya kegiatan telah dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah.
Turnamen ini diikuti 300 atlet dari enam provinsi mempertandingkan berbagai kategori mulai dari beregu putra umum, tunggal putra dan putri, U-15, U-12, veteran 50+, hingga divisi daerah.
Lihat Juga :