Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Foto Editan AI Pengaduan Parkir Liar
Selasa, 07 April 2026 - 19:49 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan Lurah Kalisari Siti Nur Hasanah terkait kasus pengaduan warga soal parkir liar yang dibalas menggunakan foto editan Artificial Intelligence (AI). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan Lurah Kalisari Siti Nur Hasanah terkait kasus pengaduan warga soal parkir liar yang dibalas menggunakan foto editan Artificial Intelligence (AI). Penonaktifan Lurah Kalisari diberikan usai Inspektorat Jakarta memeriksa kasus tersebut secara menyeluruh.
Inspektur DKI Jakarta Dhany Sukma menjelaskan pemeriksaan telah dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada standar audit internal pemerintah untuk mengungkap fakta dan menetapkan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Baca juga: Lurah Kalisari Beri SP1 ke Petugas PPSU yang Unggah Foto Hasil AI Penanganan Parkir Liar
“Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah korektif dan penguatan pengawasan agar penanganan pengaduan masyarakat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ujar Dhany, Selasa (7/4/2026).
Selain Lurah Kalisari, pegawai yang terlibat yakni Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kalisari dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari diberikan hukuman disiplin serta pembinaan. Tiga petugas PPSU yang terbukti terlibat juga dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat umum kontrak.
“Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Persoalan parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur diunggah pengguna Threads @seinsh. Pengguna mengaku telah melapor masalah tersebut hingga tingkat Kelurahan, namun tak juga selesai.
Saat @seinsh melaporkan kejadian itu melalui aplikasi JAKI, tindak lanjut atas pengaduan itu justru dibalas dengan foto yang dibuat AI.
Dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut terlihat bila pada potret pertama masih menampilkan mobil yang terparkir liar di sisi Jalan. Namun, pada foto berikutnya kendaraan tersebut sudah tidak tampak yang dicurigai merupakan hasil AI.
"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tulis @seinsh.
Inspektur DKI Jakarta Dhany Sukma menjelaskan pemeriksaan telah dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada standar audit internal pemerintah untuk mengungkap fakta dan menetapkan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Baca juga: Lurah Kalisari Beri SP1 ke Petugas PPSU yang Unggah Foto Hasil AI Penanganan Parkir Liar
“Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah korektif dan penguatan pengawasan agar penanganan pengaduan masyarakat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ujar Dhany, Selasa (7/4/2026).
Selain Lurah Kalisari, pegawai yang terlibat yakni Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kalisari dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari diberikan hukuman disiplin serta pembinaan. Tiga petugas PPSU yang terbukti terlibat juga dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat umum kontrak.
“Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Persoalan parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur diunggah pengguna Threads @seinsh. Pengguna mengaku telah melapor masalah tersebut hingga tingkat Kelurahan, namun tak juga selesai.
Saat @seinsh melaporkan kejadian itu melalui aplikasi JAKI, tindak lanjut atas pengaduan itu justru dibalas dengan foto yang dibuat AI.
Dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut terlihat bila pada potret pertama masih menampilkan mobil yang terparkir liar di sisi Jalan. Namun, pada foto berikutnya kendaraan tersebut sudah tidak tampak yang dicurigai merupakan hasil AI.
"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tulis @seinsh.
(jon)
Lihat Juga :