Upaya Pemkot Tangerang Selatan Antisipasi Inflasi Global

Rabu, 01 April 2026 - 17:16 WIB
loading...
Upaya Pemkot Tangerang...
Balai Kota Tangerang Selatan. Foto: Dok Pemkot Tangsel
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya mengantisipasi inflasi global. Pemkot Tangsel membentengi stabilitas ekonomi daerah dari hantaman ketidakpastian global yang kian ekstrem.

Otoritas setempat mempercepat realisasi belanja dan intervensi pasar guna menjaga daya beli masyarakat di tengah eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran yang memicu lonjakan harga energi dunia, ditambah fase transisi ekonomi pasca-libur Idulfitri 2026.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) TB Asep Nurdin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kecolongan dengan potensi transmisi inflasi global ke level domestik.

Baca juga: Harga BBM Tak Naik, Purbaya Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp100 Triliun



Asep menjelaskan, percepatan belanja daerah menjadi instrumen utama dalam memberikan stimulus pada perputaran ekonomi lokal di tengah ancaman "geopolitical risk premium" yang melambungkan harga minyak mentah.

“Pimpinan menyadari gejolak geopolitik global saat ini, terutama eskalasi konflik AS-Israel dengan Iran, memiliki risiko nyata terhadap kenaikan harga energi dan gangguan rantai pasok pangan dunia. Oleh sebab itu, pemerintah mengantisipasi dampak tersebut dengan mempercepat realisasi belanja daerah serta menggencarkan berbagai program intervensi ekonomi,” kata TB Asep Nurdin kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Langkah agresif ini diambil mengingat situasi geopolitik di Timur Tengah telah memicu volatilitas harga minyak dunia yang menembus level psikologis baru. Kenaikan harga BBM global ini dikhawatirkan akan berdampak pada membengkaknya biaya logistik nasional, yang pada gilirannya dapat mengerek harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional Tangerang Selatan.

Pemerintah Kota Tangsel berusaha secara optimal mempertahankan daya beli masyarakat sebagai prioritas mutlak agar konsumsi rumah tangga tetap stabil. Percepatan belanja daerah ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi sektor swasta dan UMKM di wilayah Tangerang Selatan.

Dengan likuiditas yang mengalir lebih cepat ke pasar melalui proyek-proyek pemerintah dan pengadaan barang/jasa, diharapkan daya serap ekonomi masyarakat tetap terjaga meski tekanan inflasi dari sektor energi mengintai.

“Termasuk menggencarkan berbagai program intervensi untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ancaman inflasi, terutama setelah Idulfitri 2026. Kami berusaha tetap menjaga konsumsi dalam negeri. Jadi, semua belanja pemda ini dikeluarkan secara tepat dan dalam waktu yang cepat agar manfaatnya langsung dirasakan,” ujarnya.

Selain fokus pada sisi fiskal daerah, Pemkot Tangsel juga memperkuat jaring pengaman sosial dan stabilisasi harga di tingkat akar rumput. Sejak memasuki bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, rentetan program seperti bazar murah dan operasi pasar telah digelar secara masif di tujuh kecamatan.

Program ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, mengantisipasi efek domino dari kenaikan biaya transportasi logistik akibat krisis global. Tak hanya mengandalkan instrumen formal pemerintahan, Pemkot Tangsel juga mengintegrasikan kekuatan sosial-keagamaan dalam menjaga ketahanan ekonomi.

Penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui jaringan masjid di bawah supervisi pemerintah daerah ikut digerakkan sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang efektif bagi warga terdampak.

“Ini salah satu strategi kita secara ekonomi dan sosial untuk mempertahankan daya beli masyarakat. Kami terus mencermati ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi berdampak pada distribusi barang. Gejolak tersebut bisa berdampak pada kelangkaan minyak dan hambatan jalur logistik, sehingga berimbas pada inflasi di daerah,” imbuhnya.

Sebagai wilayah yang sangat bergantung pada kelancaran logistik, Tangerang Selatan cukup rentan terhadap fluktuasi harga energi global. Mantan Wakil Wali Kota Tangsel dua periode ini pun menyatakan bahwa pihaknya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan monitoring harian terhadap harga-harga komoditas di pasar.

Langkah mitigasi ini diharapkan mampu meredam volatilitas harga yang dipicu oleh sentimen negatif pasar global terhadap konflik Iran-Israel. “Kami terus mencermati perkembangan dan dampaknya terhadap harga-harga kebutuhan pokok di Tangsel. Monitoring dilakukan secara ketat agar kita bisa segera mengambil tindakan jika terjadi anomali harga di lapangan akibat tekanan eksternal ini,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved