Tanjakan Lingkar Gentong Selalu Jadi Momok, Pemudik Ingin Pemerintah Cari Solusi
Jum'at, 27 Maret 2026 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Merasa mobilnya tak lagi kuat melaju, dia pun terpaksa menepi. Upaya menepi bukan perkara gampang karena di kanan-kiri bersinggungan dengan kendaraan lain. Sampai akhirnya momen pas bagi Didit untuk menyetop kendaraan secara perlahan di tepi tanjakan jalan.
"Awalnya naik itu temperatur. Mobil udah lemes banget nanjak. Untungnya masih bisa nepi pelan-pelan," kata Didit.
Dia dan istrinya hanya bisa menunggu mesin kembali dingin. Berharap temperatur mesin mobil normal, dan bergegas kembali kena Bandung setelah sekian hari mudik ke Ciamis.
Padahal, jika mobil tak ada masalah mogok karena payah menanjak di Lingkar Gentong, waktu tempuh ke Bandung hanya sekira 3-4 jam. "Udah 30 menit didiemin dulu mesinnya. Ya siapa tau nyala, koplingnya juga semoga ngegigit lagi, udah capek juga nungguinnya," kata dia.
Di belakang dan depan mobil Didit, tampak berjejer mobil, dengan kap mesin terbuka. Tak sedikit, asap mengepul dari mesin. Ada yang mengutak-atik mobilnya, ada yang menunggu mesin sampai dingin seperti Didit, dan ada pula yang menunggu montir datang.
Sembari menunggu mobil kembali hidup, mereka semua terpaksa ngemper duduk di tepi jalan dengan perasaan was-was.
"Awalnya naik itu temperatur. Mobil udah lemes banget nanjak. Untungnya masih bisa nepi pelan-pelan," kata Didit.
Dia dan istrinya hanya bisa menunggu mesin kembali dingin. Berharap temperatur mesin mobil normal, dan bergegas kembali kena Bandung setelah sekian hari mudik ke Ciamis.
Padahal, jika mobil tak ada masalah mogok karena payah menanjak di Lingkar Gentong, waktu tempuh ke Bandung hanya sekira 3-4 jam. "Udah 30 menit didiemin dulu mesinnya. Ya siapa tau nyala, koplingnya juga semoga ngegigit lagi, udah capek juga nungguinnya," kata dia.
Di belakang dan depan mobil Didit, tampak berjejer mobil, dengan kap mesin terbuka. Tak sedikit, asap mengepul dari mesin. Ada yang mengutak-atik mobilnya, ada yang menunggu mesin sampai dingin seperti Didit, dan ada pula yang menunggu montir datang.
Sembari menunggu mobil kembali hidup, mereka semua terpaksa ngemper duduk di tepi jalan dengan perasaan was-was.
Lihat Juga :