Tunda Mimpi Punya Sepeda, Bocah di Merauke Sumbangkan Tabungan untuk Korban Bencana
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB
loading...
Seorang siswa SD di Merauke, Papua Selatan, Libo menyumbangkan tabungannya untuk korban bencana alam di Sumatera. Dia rela menunda keinginannya memiliki sepeda. Foto/Ist
A
A
A
MERAUKE - Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) dari Merauke, Papua Selatan, bernama Libo menyumbangkan tabungannya untuk korban bencana alam di Sumatera. Libo rela menunda keinginannya untuk memiliki sepeda.
Pengorbanan Libo mengingatkan kita bahwa kepedulian yang tulus tidak mengenal usia, jarak, dan tidak butuh kepentingan khusus.
Baca juga: Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Libo dikenal sebagai anak yang memiliki semangat belajar yang besar, kepedulian terhadap sesama, dan empati yang tinggi. Lalu Libo dikenal luas dan memenangkan hati masyarakat setelah kontennya pada Desember 2025 lalu setelah menyumbangkan uang yang sudah lama ia tabung demi sepeda impiannya untuk korban bencana Sumatera.
Cerita mengharukan itu menyita perhatian publik lewat kanal Instagram Bintang (@btngg23), seorang prajurit TNI di
Merauke yang kerap mendokumentasikan kesehariannya bersama anak-anak.
Bagi Libo, sepeda bukan sekadar keinginan, ia ingin punya kendaraan agar perjalanannya sehari-hari tidak terlalu melelahkan. Tabungan Libo perlahan terkumpul, sebagian berasal dari kepedulian masyarakat yang mengikuti akun Bintang yang turut menitipkan rezeki untuk Libo.
Baca juga: Pemulihan Bencana Sumatera Butuh Dana Rp130 Triliun
Dari kacamata masyarakat, Bintang adalah figur "Abang" yang selalu hadir bagi Libo. Tempat Libo bertanya tentang mimpi, masa depan, bahkan hingga hal-hal kecil dalam hidup yang belum ia mengerti. Peran Bintang sekaligus menjadi jembatan bagi penonton yang ingin ikut berbagi kepada Libo dan teman-temannya di sana.
Ketika berita bencana Sumatera dan Aceh pada Desember 2025 lalu sampai ke telinganya, Libo menunjukkan ketulusan hati di usianya yang sangat muda. Libo bertanya kepada Bintang tentang keadaan para korban yang rumahnya tenggelam.
Padahal saat itu, Libo sedang menabung untuk membeli sepeda, impian yang sudah lama ia simpan. "Bang, uang Libo itu kita kasih saja ke mereka." ucap Libo tanpa banyak pertimbangan.
Bintang mengunggah percakapan itu apa adanya. Berhasil menyentuh banyak orang yang kemudian ramai bersuara di kolom komentar, termasuk mendoakan agar impian Libo yang ia tunda itu suatu hari bisa terwujud.
Ramai disebut di kolom komentar, brand sepeda asal Indonesia, Polygon Bikes turut menanggapi cerita Libo. Dari unggahan Bintang pada 5 Maret lalu, sebuah sepeda dikirimkan ke Merauke untuk Libo, sebagai perpanjangan tangan dari semua orang yang lebih dulu memperkenalkan Polygon pada Libo dan Bintang.
"Semoga sepeda itu benar-benar menemani langkahnya sampai dewasa. Semoga setiap kayuhan rodanya membawa dia semakin dekat pada cita-citanya. Semoga setiap kali dia naik sepeda itu, dia ingat bahwa dia tidak sendirian. Karena kadang, yang membuat anak tetap semangat bukan hanya mimpi... tapi tahu bahwa ada orang baik yang percaya pada mimpinya." ucap Bintang, Prajurit TNI.
Pengorbanan Libo mengingatkan kita bahwa kepedulian yang tulus tidak mengenal usia, jarak, dan tidak butuh kepentingan khusus.
Baca juga: Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Libo dikenal sebagai anak yang memiliki semangat belajar yang besar, kepedulian terhadap sesama, dan empati yang tinggi. Lalu Libo dikenal luas dan memenangkan hati masyarakat setelah kontennya pada Desember 2025 lalu setelah menyumbangkan uang yang sudah lama ia tabung demi sepeda impiannya untuk korban bencana Sumatera.
Cerita mengharukan itu menyita perhatian publik lewat kanal Instagram Bintang (@btngg23), seorang prajurit TNI di
Merauke yang kerap mendokumentasikan kesehariannya bersama anak-anak.
Bagi Libo, sepeda bukan sekadar keinginan, ia ingin punya kendaraan agar perjalanannya sehari-hari tidak terlalu melelahkan. Tabungan Libo perlahan terkumpul, sebagian berasal dari kepedulian masyarakat yang mengikuti akun Bintang yang turut menitipkan rezeki untuk Libo.
Baca juga: Pemulihan Bencana Sumatera Butuh Dana Rp130 Triliun
Dari kacamata masyarakat, Bintang adalah figur "Abang" yang selalu hadir bagi Libo. Tempat Libo bertanya tentang mimpi, masa depan, bahkan hingga hal-hal kecil dalam hidup yang belum ia mengerti. Peran Bintang sekaligus menjadi jembatan bagi penonton yang ingin ikut berbagi kepada Libo dan teman-temannya di sana.
Ketika berita bencana Sumatera dan Aceh pada Desember 2025 lalu sampai ke telinganya, Libo menunjukkan ketulusan hati di usianya yang sangat muda. Libo bertanya kepada Bintang tentang keadaan para korban yang rumahnya tenggelam.
Padahal saat itu, Libo sedang menabung untuk membeli sepeda, impian yang sudah lama ia simpan. "Bang, uang Libo itu kita kasih saja ke mereka." ucap Libo tanpa banyak pertimbangan.
Bintang mengunggah percakapan itu apa adanya. Berhasil menyentuh banyak orang yang kemudian ramai bersuara di kolom komentar, termasuk mendoakan agar impian Libo yang ia tunda itu suatu hari bisa terwujud.
Ramai disebut di kolom komentar, brand sepeda asal Indonesia, Polygon Bikes turut menanggapi cerita Libo. Dari unggahan Bintang pada 5 Maret lalu, sebuah sepeda dikirimkan ke Merauke untuk Libo, sebagai perpanjangan tangan dari semua orang yang lebih dulu memperkenalkan Polygon pada Libo dan Bintang.
"Semoga sepeda itu benar-benar menemani langkahnya sampai dewasa. Semoga setiap kayuhan rodanya membawa dia semakin dekat pada cita-citanya. Semoga setiap kali dia naik sepeda itu, dia ingat bahwa dia tidak sendirian. Karena kadang, yang membuat anak tetap semangat bukan hanya mimpi... tapi tahu bahwa ada orang baik yang percaya pada mimpinya." ucap Bintang, Prajurit TNI.
(shf)
Lihat Juga :