Kisah Nahkoda Kapal Cecep Ahmaydi, Tak Lebaran Bareng Keluarga selama 25 Tahun demi Antarkan Pemudik
Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, bisa mengantarkan pemudik yang masih berada di perjalanan saat hari raya Lebaran merupakan bentuk profesionalitas dan loyalitas dirinya sebagai nahkoda kapal dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik.
“Ya, sebagai bentuk pelayanan kita sudah terbiasa memang tiap tahun kita tidak pernah melaksanakan hari raya bersama keluarga karena memang tugas kita ya bentuk pelayanan, untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para pemakai jasa untuk menyeberang dari Merak menuju Bakauheni dan sebaliknya, demikian,” ucap dia.
Baca juga: Puncak Arus Mudik 2026, Pelabuhan Merak Padat sejak Kamis Dini Hari
Meski demikian, ia tetap selalu merasakan rindu yang amat sangat kepada keluarganya saat mendengar gema takbir. Apalagi saat hari raya Lebaran tiba, ia teringat akan keluarganya yang selalu menunggu di rumah.
“Oh, pastinya seperti itu. Karena memang manusiawi kita tetap masih ada rasa kangen sama keluarga, untuk bisa berhari raya bersama keluarga,” ungkap dia.
“Ya, sebagai bentuk pelayanan kita sudah terbiasa memang tiap tahun kita tidak pernah melaksanakan hari raya bersama keluarga karena memang tugas kita ya bentuk pelayanan, untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para pemakai jasa untuk menyeberang dari Merak menuju Bakauheni dan sebaliknya, demikian,” ucap dia.
Baca juga: Puncak Arus Mudik 2026, Pelabuhan Merak Padat sejak Kamis Dini Hari
Meski demikian, ia tetap selalu merasakan rindu yang amat sangat kepada keluarganya saat mendengar gema takbir. Apalagi saat hari raya Lebaran tiba, ia teringat akan keluarganya yang selalu menunggu di rumah.
“Oh, pastinya seperti itu. Karena memang manusiawi kita tetap masih ada rasa kangen sama keluarga, untuk bisa berhari raya bersama keluarga,” ungkap dia.
Lihat Juga :