Jalur Pantura Cirebon Arah Jateng Masih Didominasi Pemudik Motor

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:41 WIB
loading...
Jalur Pantura Cirebon...
Memasuki H-2 Lebaran, arus lalu lintas di Jalur Pantura tepatnya di jalan arteri Cirebon, Jawa Barat, terpantau ramai lancar. Foto/Mei Sada Sirait
A A A
CIREBON - Memasuki H-2 Lebaran, arus lalu lintas di Jalur Pantura tepatnya di jalan arteri Cirebon, Jawa Barat, terpantau ramai lancar. Pantauan di lokasi pada Kamis (19/3/2026), kendaraan roda dua masih mendominasi jalur dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Sejak pukul 08.00 WIB, tampak ribuan kendaraan roda dua melintasi Jalur Pantura ke arah Jawa Tengah. Para pemudik membawa perlengkapan mudik seperti kardus hingga tas besar di motornya.

Adapun kendaraan roda dua yang melintas di kawasan ini, didominasi plat G yaitu Brebes, Pekalongan, dan sekitarnya, yang hanya membutuhkan kurang lebih 1-1,5 jam perjalanan dari Jalur Pantura ini. Sementara itu, arah sebaliknya dari Jawa Tengah menuju Jakarta, didominasi oleh kendaraan besar seperti bus penumpang dan truk.

Baca Juga: Mobil Terbakar di KM 40 A Ruas Tol Jakarta-Cikampek, Diduga Korsleting Listrik

Kondisi ini terjadi karena kendaraan besar tidak dapat melintas di jalan tol yang saat ini masih menerapkan sistem one way dari GT Cikatama hingga Tol Kalikangkung. Kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta dialihkan ke jalur arteri.

Kendaraan roda empat yang melintas di jalur arteri ke arah Jawa Tengah masih didominasi kendaraan dengan pelat lokal Cirebon dan sekitarnya. Minimnya kendaraan roda empat pemudik jarak jauh di jalur arteri diduga karena sebagian besar memilih menggunakan jalan tol yang saat ini difokuskan untuk arus mudik melalui skema one way.



Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas di jalur arteri hingga saat ini masih terpantau ramai lancar tanpa hambatan berarti. Petugas kepolisian terus melakukan penarikan arus agar kepadatan dapat segera terurai dan perjalanan tetap lancar meski ramai.

Tak lupa petugas juga terus mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah. Dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang puncak arus mudik, kewaspadaan menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Ribuan Warga...
Penampakan Ribuan Warga Padati Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
H+8 Lebaran, One Way...
H+8 Lebaran, One Way Diberlakukan dari Brebes Timur hingga Cikampek
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Inilah 5 Keutamaan Puasa...
Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved