Mendes Yandri Yakin Pemudik Tingkatkan Perputaran Ekonomi Desa
Senin, 16 Maret 2026 - 23:30 WIB
loading...
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meyakini pemudik yang pulang ke kampung halaman akan meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meyakini pemudik yang pulang ke kampung halaman akan meningkatkan ekonomi masyarakat desa, termasuk pembangunan di perdesaan.
"Kami imbau pemudik yang sebagian besar balik ke desa untuk selalu jalin silaturahmi dan bangkitkan optimisme," ujar Yandri, Senin (16/3/2026).
Dia meyakini kedatangan para pemudik ke desa bakal bangkitkan optimisme dan tingkatkan perputaran ekonomi di desa. Pasalnya, para pemudik itu bakal membawa uang hasil kerja selama ini ke desa dan berbelanja atau membagikan kepada kerabat hingga orang terdekat.
"Kami meminta para pemudik jika ingin membawa oleh-oleh belilah produk desa agar memberi efek ekonomi bagi desa," kata mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Dia berpesan agar para pemudik juga melakukan hasil positif lainnya yakni memetakan potensi yang dimiliki desa dengan detail.
Selain itu, juga petakan masalah atau kendala yang dihadapi oleh desanya selama ini dan memberi sejumlah solusi riil. "Kemendes siap menerima masukan dari warga terkait pembangunan desa agar lebih maksimal dan tepat sasaran," kata mantan Ketua Komisi VIII DPR ini.
Kemendes juga menyiapkan program khusus untuk mendorong Generasi Z kembali ke desa yaitu Festival Duta Desa Gen Z. Program yang digagas dengan melibatkan publik figur Mandala Shoji ini ditujukan agar Generasi Z dapat terlibat langsung dalam mengembangkan potensi ekonomi dan pembangunan desa di berbagai daerah.
"Gen Z ini akan terlibat langsung untuk memaksimalkan potensi desa seperti desa wisata, desa ekspor, dan lain sebagainya,” ucap menteri kelahiran Bengkulu Selatan ini.
Audisi ini dapat diikuti seluruh masyarakat dengan syarat dan ketentuan tertentu. Program ini diharap menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, gagasan, dan inovasi dalam memajukan desa.
Tidak terbatas pada pemenang, Kemendes juga akan tetap memberikan pendampingan kepada peserta yang belum terpilih untuk membantu merealisasikan program atau gagasan yang telah diusung, sehingga setiap ide baik tetap memiliki kesempatan diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.
"Kami imbau pemudik yang sebagian besar balik ke desa untuk selalu jalin silaturahmi dan bangkitkan optimisme," ujar Yandri, Senin (16/3/2026).
Dia meyakini kedatangan para pemudik ke desa bakal bangkitkan optimisme dan tingkatkan perputaran ekonomi di desa. Pasalnya, para pemudik itu bakal membawa uang hasil kerja selama ini ke desa dan berbelanja atau membagikan kepada kerabat hingga orang terdekat.
"Kami meminta para pemudik jika ingin membawa oleh-oleh belilah produk desa agar memberi efek ekonomi bagi desa," kata mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Dia berpesan agar para pemudik juga melakukan hasil positif lainnya yakni memetakan potensi yang dimiliki desa dengan detail.
Selain itu, juga petakan masalah atau kendala yang dihadapi oleh desanya selama ini dan memberi sejumlah solusi riil. "Kemendes siap menerima masukan dari warga terkait pembangunan desa agar lebih maksimal dan tepat sasaran," kata mantan Ketua Komisi VIII DPR ini.
Kemendes juga menyiapkan program khusus untuk mendorong Generasi Z kembali ke desa yaitu Festival Duta Desa Gen Z. Program yang digagas dengan melibatkan publik figur Mandala Shoji ini ditujukan agar Generasi Z dapat terlibat langsung dalam mengembangkan potensi ekonomi dan pembangunan desa di berbagai daerah.
"Gen Z ini akan terlibat langsung untuk memaksimalkan potensi desa seperti desa wisata, desa ekspor, dan lain sebagainya,” ucap menteri kelahiran Bengkulu Selatan ini.
Audisi ini dapat diikuti seluruh masyarakat dengan syarat dan ketentuan tertentu. Program ini diharap menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, gagasan, dan inovasi dalam memajukan desa.
Tidak terbatas pada pemenang, Kemendes juga akan tetap memberikan pendampingan kepada peserta yang belum terpilih untuk membantu merealisasikan program atau gagasan yang telah diusung, sehingga setiap ide baik tetap memiliki kesempatan diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.
(jon)
Lihat Juga :