Cari Cuan Jelang Lebaran, Sandiaga Uno Latih Ibu-ibu di Jaktim Bikin Usaha Rumahan
Jum'at, 13 Maret 2026 - 18:03 WIB
loading...
Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar workshop baking kue Lebaran di Mall Basura, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka buka peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar workshop baking kue Lebaran di Mall Basura, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 ibu rumah tangga dengan tujuan membuka peluang usaha rumahan melalui pelatihan pembuatan kue kering. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan mengolah komoditas lokal dari limbah talas dan batang pisang yang diolah menjadi tepung bebas gluten (gluten free).
Tepung tersebut kemudian digunakan untuk membuat berbagai kue kering seperti peanut butter cookies, green onion crackers, nastar, dan brownies chips gluten free.
Pelatihan ini diungkapkan Founder YIS Sandiaga Uno yang merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi.
Kegiatan ini juga bertujuan mengurangi stigma bahwa perempuan hanya berperan di rumah. "Cari cuan jelang Lebaran, ibu-ibu buka usaha rumahan, emang udah paling pas," ujar Sandiaga Uno, Jumat (13/3/2026)
Kegiatan ini membuka peluang usaha lewat produk makanan viral yang ramai saat Lebaran seperti peanut butter cookies, green onion crackers, nastar, dan brownies chips gluten free.
Selain mengajarkan keterampilan membuat produk makanan, para peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara praktis untuk membantu pemasaran produk.
Ketua Umum Gebrakan Anak Negeri Evie Sofia mengapresiasi Yayasan Indonesia Setara yang selama ini mendukung berbagai program pemberdayaan yang dijalankan GAN.
GAN merupakan organisasi binaan Sandiaga Uno yang fokus memberikan pelatihan serta dukungan kepada pelaku UMKM dan ibu-ibu agar mampu berdaya secara ekonomi. "Sandiaga Uno dan GAN memiliki komitmen sama untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan agar para ibu bisa mandiri," ujar Evie.
Pelatihan yang memanfaatkan limbah talas dan batang pisang sebagai bahan baku tepung gluten free diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi para peserta. Evie juga mendorong ibu-ibu untuk bisa langsung berjualan.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 ibu rumah tangga dengan tujuan membuka peluang usaha rumahan melalui pelatihan pembuatan kue kering. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan mengolah komoditas lokal dari limbah talas dan batang pisang yang diolah menjadi tepung bebas gluten (gluten free).
Tepung tersebut kemudian digunakan untuk membuat berbagai kue kering seperti peanut butter cookies, green onion crackers, nastar, dan brownies chips gluten free.
Pelatihan ini diungkapkan Founder YIS Sandiaga Uno yang merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi.
Kegiatan ini juga bertujuan mengurangi stigma bahwa perempuan hanya berperan di rumah. "Cari cuan jelang Lebaran, ibu-ibu buka usaha rumahan, emang udah paling pas," ujar Sandiaga Uno, Jumat (13/3/2026)
Kegiatan ini membuka peluang usaha lewat produk makanan viral yang ramai saat Lebaran seperti peanut butter cookies, green onion crackers, nastar, dan brownies chips gluten free.
Selain mengajarkan keterampilan membuat produk makanan, para peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara praktis untuk membantu pemasaran produk.
Ketua Umum Gebrakan Anak Negeri Evie Sofia mengapresiasi Yayasan Indonesia Setara yang selama ini mendukung berbagai program pemberdayaan yang dijalankan GAN.
GAN merupakan organisasi binaan Sandiaga Uno yang fokus memberikan pelatihan serta dukungan kepada pelaku UMKM dan ibu-ibu agar mampu berdaya secara ekonomi. "Sandiaga Uno dan GAN memiliki komitmen sama untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan agar para ibu bisa mandiri," ujar Evie.
Pelatihan yang memanfaatkan limbah talas dan batang pisang sebagai bahan baku tepung gluten free diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi para peserta. Evie juga mendorong ibu-ibu untuk bisa langsung berjualan.
(jon)
Lihat Juga :