Bukber Apkarindo di Garut Bahas Masa Depan Karet Rakyat

Senin, 09 Maret 2026 - 14:16 WIB
loading...
Bukber Apkarindo di...
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) sekaligus rembug petani karet bersama para petani di Kabupaten Garut. Foto: Istimewa
A A A
GARUT - Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan itu sekaligus rembug petani karet bersama para petani di daerah tersebut.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas kondisi dan masa depan perkebunan karet rakyat. Kegiatan berlangsung di gudang lump milik petani Apkarindo Garut yang juga berada di rumah Ketua DPC Apkarindo Garut Haji Alit di wilayah Kecamatan Cikelet pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Apkarindo Irfan Ahmad Fauzi, Sekretaris Jenderal Apkarindo Adi Purnama, pengurus organisasi, serta para petani karet dari berbagai desa seperti Karangsari, Kertamukti, dan Girimukti di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Baca juga: Apkarindo Komitmen Bersama Mentan Majukan Lagi Karet Nasional



Selain menjadi ajang silaturahmi Ramadan, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi mengenai kondisi terkini perkebunan karet rakyat, terutama terkait harga karet, pemasaran hasil produksi, serta upaya memperkuat posisi tawar petani dalam rantai perdagangan karet.

Ketua Umum Apkarindo Irfan Ahmad Fauzi mengatakan bahwa kegiatan rembug petani merupakan bagian penting dari upaya organisasi untuk terus menjaga kedekatan dengan para petani karet di daerah.

“Apkarindo ingin memastikan bahwa suara petani menjadi dasar dalam setiap langkah organisasi. Kebangkitan karet rakyat harus dimulai dari penguatan petani di tingkat akar rumput, baik melalui kelembagaan, perbaikan tata niaga, maupun peningkatan kualitas produksi,” ujar Irfan.

Menurutnya, sektor karet rakyat masih memiliki potensi besar untuk kembali bangkit jika didukung oleh kebijakan yang tepat serta kolaborasi antara petani, organisasi, dan pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Apkarindo Adi Purnama menegaskan bahwa forum rembuk seperti ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi petani secara langsung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program organisasi benar-benar lahir dari kebutuhan nyata petani. Diskusi seperti ini membantu kami memahami kondisi di lapangan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk memperkuat posisi petani karet,” kata Adi.

Ketua DPC Apkarindo Garut Haji Alit juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah petani, mendampingi mereka menghadapi dinamika harga dan pasar karet.

“Melalui rembuk seperti ini, kami ingin memastikan suara petani karet benar-benar terhimpun dan menjadi bagian dari upaya membangun kembali kejayaan perkebunan karet rakyat,” ujarnya.

Acara berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan. Para peserta memulai kegiatan dengan diskusi santai mengenai kondisi kebun dan perdagangan karet, dilanjutkan dengan rembug bersama untuk merumuskan berbagai gagasan penguatan sektor karet rakyat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi simbol kebersamaan antara organisasi dan para petani karet di daerah.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved