Kasatgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan Peralatan Dapur ke 600 KK di Bireuen
Kamis, 05 Maret 2026 - 12:34 WIB
loading...
Kasatgaswil PRR Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan peralatan dapur kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen, Aceh. Foto/Ist
A
A
A
BIREUN - Kepala Satuan Tugas Kewilayahan (Kasatgaswil) Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan peralatan dapur kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya selama Ramadan.
Bantuan ini bagian dari komitmen percepatan pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Baca juga: Mendikdasmen: 100 % Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Kembali Belajar
“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Pemerintah hadir untuk mendukung proses pemulihan secara nyata dan bertahap,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Safrizal menuturkan, bantuan peralatan dapur ini dapat meringankan beban warga, sekaligus menjadi langkah penting dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
“Satgas PRR Wilayah Aceh terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ungkapnya.
Baca juga: Pulihkan Aceh Pascabanjir, Praja IPDN dan ASN Kemendagri Bangkitkan Layanan Publik
Adapun penyerahan bantuan secara simbolis di sejumlah gampong (desa) terdampak banjir dan longsor di Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan sebanyak 320 KK; Gampong Meuse, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 120 KK; Gampong Blang Panjoe, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 60 KK; serta Gampong Dayah Panjoe, Kecamatan Kuta Blang (50 KK).
"Secara keseluruhan, bantuan peralatan dapur tersebut diperuntukkan bagi 600 kepala keluarga (KK)," ucapnya.
Bantuan ini bagian dari komitmen percepatan pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Baca juga: Mendikdasmen: 100 % Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Kembali Belajar
“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Pemerintah hadir untuk mendukung proses pemulihan secara nyata dan bertahap,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Safrizal menuturkan, bantuan peralatan dapur ini dapat meringankan beban warga, sekaligus menjadi langkah penting dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
“Satgas PRR Wilayah Aceh terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ungkapnya.
Baca juga: Pulihkan Aceh Pascabanjir, Praja IPDN dan ASN Kemendagri Bangkitkan Layanan Publik
Adapun penyerahan bantuan secara simbolis di sejumlah gampong (desa) terdampak banjir dan longsor di Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan sebanyak 320 KK; Gampong Meuse, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 120 KK; Gampong Blang Panjoe, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 60 KK; serta Gampong Dayah Panjoe, Kecamatan Kuta Blang (50 KK).
"Secara keseluruhan, bantuan peralatan dapur tersebut diperuntukkan bagi 600 kepala keluarga (KK)," ucapnya.
(shf)
Lihat Juga :