Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Minggu, 01 Maret 2026 - 13:46 WIB
loading...
Sebanyak 3.000 pengemudi ojek online (Ojol) menerima santunan Ramadan 2026 yang dibagikan oleh CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid (HYR) kepada masyarakat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 3.000 pengemudi atau driver ojek online (Ojol) menerima santunan Ramadan 2026. Santunan tersebut merupakan bagian dari total 15.000 bantuan sosial yang dibagikan oleh CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid (HYR) kepada masyarakat.
Program itu disebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelompok pekerja informal yang terdampak tekanan ekonomi.
Baca juga: Kisah Aji, Driver Ojol yang Sukses Lulus Cumlaude Sarjana Hukum UGM
Direktur Sagha Group Masduri Amrawi mengatakan, sejak awal Ramadan HYR telah memprioritaskan pengemudi ojek online dalam penyaluran santunan. Masduri menilai kelompok tersebut layak mendapat perhatian karena perannya dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Sejak awal puasa, Pak Hanta Yuda langsung menginstruksikan agar penyaluran bantuan segera dilakukan, termasuk kepada 3.000 pengemudi ojek online yang menjadi salah satu fokus utama santunan Ramadhan tahun ini,” ujar Masduri, Minggu (1/3/2026).
Masduri menjelaskan, hingga hari kesembilan Ramadan seluruh target bantuan telah terealisasi. Dia menyebut total 15.000 paket santunan sudah diterima masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk pengemudi ojol.
Baca juga: Kisah Ardi, Mantan Driver Ojol dan Awardee LPDP Kini Jadi Supervisor di Industri Nikel Morowali
“Dalam kurun waktu sembilan hari pertama Ramadan, seluruh bantuan yang ditargetkan sebanyak 15.000 sudah berhasil dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Masduri menyebut program tersebut bukan kegiatan insidental yang digelar sesaat. Dia menyatakan agenda berbagi di bulan Ramadan telah menjadi tradisi tahunan Sagha Group.
“Program berbagi di bulan Ramadan sudah menjadi tradisi tahunan perusahaan. Ini adalah komitmen yang terus dijaga dari tahun ke tahun,” katanya.
Masduri begitu terinspirasi melihat konsistensi HYR dalam menjangkau berbagai kalangan tanpa membedakan latar belakang sosial. Masduri menilai sikap tersebut sebagai wujud kepedulian yang berlandaskan nilai kemanusiaan.
“Bagi saya pribadi, kepedulian beliau kepada semua golongan adalah teladan nyata tentang arti berbagi dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, penyaluran 15.000 santunan dilakukan mulai dari Bogor hingga Depok. Rinciannya meliputi 1.000 santunan untuk dhuafa di Bogor, 3.000 untuk pengemudi ojek online, 1.000 untuk petugas kebersihan dan keamanan, serta 1.000 untuk penyandang disabilitas.
Santunan juga diberikan kepada 3.000 dhuafa di Depok, 1.000 anak yatim, 2.000 merbot masjid, dan 3.000 pekerja lepas seperti sopir taksi konvensional, tukang becak, sopir angkot, pedagang starling, pengamen, pedagang keliling, tukang gali, bilal mayit atau penjaga makam, pemulung, kernet bus, sopir bajaj, juru parkir, penjaga rel kereta, manusia silver, kuli pasar, badut atau robot jalanan, pak ogah, serta tukang sampah.
Program itu disebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelompok pekerja informal yang terdampak tekanan ekonomi.
Baca juga: Kisah Aji, Driver Ojol yang Sukses Lulus Cumlaude Sarjana Hukum UGM
Direktur Sagha Group Masduri Amrawi mengatakan, sejak awal Ramadan HYR telah memprioritaskan pengemudi ojek online dalam penyaluran santunan. Masduri menilai kelompok tersebut layak mendapat perhatian karena perannya dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Sejak awal puasa, Pak Hanta Yuda langsung menginstruksikan agar penyaluran bantuan segera dilakukan, termasuk kepada 3.000 pengemudi ojek online yang menjadi salah satu fokus utama santunan Ramadhan tahun ini,” ujar Masduri, Minggu (1/3/2026).
Masduri menjelaskan, hingga hari kesembilan Ramadan seluruh target bantuan telah terealisasi. Dia menyebut total 15.000 paket santunan sudah diterima masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk pengemudi ojol.
Baca juga: Kisah Ardi, Mantan Driver Ojol dan Awardee LPDP Kini Jadi Supervisor di Industri Nikel Morowali
“Dalam kurun waktu sembilan hari pertama Ramadan, seluruh bantuan yang ditargetkan sebanyak 15.000 sudah berhasil dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Masduri menyebut program tersebut bukan kegiatan insidental yang digelar sesaat. Dia menyatakan agenda berbagi di bulan Ramadan telah menjadi tradisi tahunan Sagha Group.
“Program berbagi di bulan Ramadan sudah menjadi tradisi tahunan perusahaan. Ini adalah komitmen yang terus dijaga dari tahun ke tahun,” katanya.
Masduri begitu terinspirasi melihat konsistensi HYR dalam menjangkau berbagai kalangan tanpa membedakan latar belakang sosial. Masduri menilai sikap tersebut sebagai wujud kepedulian yang berlandaskan nilai kemanusiaan.
“Bagi saya pribadi, kepedulian beliau kepada semua golongan adalah teladan nyata tentang arti berbagi dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, penyaluran 15.000 santunan dilakukan mulai dari Bogor hingga Depok. Rinciannya meliputi 1.000 santunan untuk dhuafa di Bogor, 3.000 untuk pengemudi ojek online, 1.000 untuk petugas kebersihan dan keamanan, serta 1.000 untuk penyandang disabilitas.
Santunan juga diberikan kepada 3.000 dhuafa di Depok, 1.000 anak yatim, 2.000 merbot masjid, dan 3.000 pekerja lepas seperti sopir taksi konvensional, tukang becak, sopir angkot, pedagang starling, pengamen, pedagang keliling, tukang gali, bilal mayit atau penjaga makam, pemulung, kernet bus, sopir bajaj, juru parkir, penjaga rel kereta, manusia silver, kuli pasar, badut atau robot jalanan, pak ogah, serta tukang sampah.
(shf)
Lihat Juga :