Pemerintah Resmikan 1.300 Unit Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera
Kamis, 05 Februari 2026 - 14:22 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam peresmian 1.300 unit hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana Sumatera. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah meresmikan 1.300 unit hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana Sumatera akhir 2025. Penyerahan ribuan unit huntara ini tersebar 8 Kabupaten/Kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Acara peresmian ini digelar di kawasan Sumatera Utara pada Kamis (5/2/2026). Hadir dalam acara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
"Saya mewakili Bapak Presiden, pemerintah pusat untuk meresmikan 1.300 unit di 8 kabupaten/kota yang terdampak," ujar Tito dalam sambutannya.
Baca juga: Eka Annash The Brandals hingga Wanda Hamidah Datangi Kejagung, Ada Apa?
Tito menjelaskan unit huntara terbanyak yang berhasil dibangun saat ini berada di Pidie Jaya, Provinsi Aceh dengan total 410 unit. Sementara, di Tanah Datar, Sumatera Barat jumlah Huntara saat ini yang diresmikan berjumlah 38 unit.
"Dalam catatan saya di Tapanuli Selatan ada 250 unit, Tapanuli Utara 40 unit, Tapanuli Tengah 112, Aceh Tamiang 58, Aceh Timur 308, Aceh Utara 84, Pidie Jaya 410, dan Tanah Datar 38," ungkap dia.
Selain meresmikan huntara, pemerintah juga menyerahkan bantuan dana tunggu hunian dan logistik kepada 100 kepala keluarga (KK) yang berada di Desa Simatohir, Tapanuli Selatan.
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Tito juga menjelaskan Pemerintah menyiapkan bantuan dana untuk melakukan pembenahan rusaknya rumah akibat bencana. Adapun nominal dana bantuan yang diberikan akan diukur berdasarkan tingkat kerusakan rumah.
“Jadi rusak ringan akan dibantu Rp15 juta, kemudian rusak sedang akan dibantu Rp30 juta dan rusak berat atau hilang akan dibantu dengan indeks Rp60 juta,” pungkasnya.
Acara peresmian ini digelar di kawasan Sumatera Utara pada Kamis (5/2/2026). Hadir dalam acara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
"Saya mewakili Bapak Presiden, pemerintah pusat untuk meresmikan 1.300 unit di 8 kabupaten/kota yang terdampak," ujar Tito dalam sambutannya.
Baca juga: Eka Annash The Brandals hingga Wanda Hamidah Datangi Kejagung, Ada Apa?
Tito menjelaskan unit huntara terbanyak yang berhasil dibangun saat ini berada di Pidie Jaya, Provinsi Aceh dengan total 410 unit. Sementara, di Tanah Datar, Sumatera Barat jumlah Huntara saat ini yang diresmikan berjumlah 38 unit.
"Dalam catatan saya di Tapanuli Selatan ada 250 unit, Tapanuli Utara 40 unit, Tapanuli Tengah 112, Aceh Tamiang 58, Aceh Timur 308, Aceh Utara 84, Pidie Jaya 410, dan Tanah Datar 38," ungkap dia.
Selain meresmikan huntara, pemerintah juga menyerahkan bantuan dana tunggu hunian dan logistik kepada 100 kepala keluarga (KK) yang berada di Desa Simatohir, Tapanuli Selatan.
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Tito juga menjelaskan Pemerintah menyiapkan bantuan dana untuk melakukan pembenahan rusaknya rumah akibat bencana. Adapun nominal dana bantuan yang diberikan akan diukur berdasarkan tingkat kerusakan rumah.
“Jadi rusak ringan akan dibantu Rp15 juta, kemudian rusak sedang akan dibantu Rp30 juta dan rusak berat atau hilang akan dibantu dengan indeks Rp60 juta,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :