MNC Peduli Salurkan 10 Ton Bantuan Logistik ke Desa Pangkalan Aceh Tamiang
Rabu, 07 Januari 2026 - 23:56 WIB
loading...
Suasana di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Aceh, menyisakan luka mendalam pascabanjir bandang yang melanda pada 26 November 2025. MNC Peduli hadir menyalurkan bantuan logistik untuk warga pada 7 Januari 2026. Foto/iNews
A
A
A
ACEH TAMIANG - Suasana di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang , Aceh, masih menyisakan luka mendalam pascabanjir bandang yang melanda pada 26 November 2025. Di tengah situasi itu, MNC Peduli hadir menyalurkan bantuan logistik untuk warga pada 7 Januari 2026.
Banjir bandang yang menghantam Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Aceh meninggalkan kerusakan parah. Puluhan rumah warga rusak. Sebagian masih dipenuhi lumpur, beberapa rumah lenyap tergerus arus banjir.
Kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan membuat warga terpaksa bergantung pada uluran tangan sesama. Di tengah kondisi yang memprihatinkan itu, MNC Peduli hadir menjangkau masyarakat di pelosok Aceh Tamiang untuk membantu mereka bangkit kembali.
Baca Juga: MNC Peduli Salurkan Bantuan 10 Ton ke Desa Bengkelang Aceh Tamiang
Tak mudah membawa sepuluh ton logistik ke Desa Pangkalan. Keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, bantuan terpaksa dilangsir menggunakan becak melintasi jembatan gantung untuk menuju permukiman warga.
Banjir bandang yang menghantam Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Aceh meninggalkan kerusakan parah. Puluhan rumah warga rusak. Sebagian masih dipenuhi lumpur, beberapa rumah lenyap tergerus arus banjir.
Kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan membuat warga terpaksa bergantung pada uluran tangan sesama. Di tengah kondisi yang memprihatinkan itu, MNC Peduli hadir menjangkau masyarakat di pelosok Aceh Tamiang untuk membantu mereka bangkit kembali.
Baca Juga: MNC Peduli Salurkan Bantuan 10 Ton ke Desa Bengkelang Aceh Tamiang
Tak mudah membawa sepuluh ton logistik ke Desa Pangkalan. Keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, bantuan terpaksa dilangsir menggunakan becak melintasi jembatan gantung untuk menuju permukiman warga.
Lihat Juga :