Sambut Ramadan, GP Ansor Terjunkan 150 Personel Bagana untuk Pemulihan Aceh
Senin, 02 Februari 2026 - 06:48 WIB
loading...
PP GP Ansor mengirimkan 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) ke Aceh. Foto/istimewa
A
A
A
ACEH - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor mengirimkan 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) ke Aceh. Pengerahan tersebut untuk membantu pemulihan Aceh pascabencana.
Pengiriman ratusan personel Bagana tersebut digelar dalam apel pemberangkatan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Minggu, 1 Februari 2026. Aksi kemanusiaan bertajuk "Normalisasi Fasilitas Publik Menyambut Ramadan" ini difokuskan pada pembersihan rumah warga serta fasilitas umum, seperti masjid dan musala, agar masyarakat dapat beribadah dengan layak selama bulan suci dan Idulfitri.
Selain fokus pada pembersihan fisik, kegiatan ini juga mendistribusikan bantuan logistik yang didukung oleh berbagai mitra strategis. PP GP Ansor menyampaikan apresiasi kepada PT Pos Indonesia, atas bantuan tenda posko kemanusiaan dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI), atas bantuan paket sembako yang didistribusikan bersama Banser untuk korban bencana.
Baca juga: BNPB Kebut Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang
Tak hanya sembako, para relawan juga membagikan Al-Qur'an, perlengkapan salat berupa mukena dan sarung, serta peralatan kebersihan khusus untuk masjid dan musala di wilayah terdampak.
Sebanyak 150 personel Bagana yang bertugas terdiri dari 50 personel asal Sumatera Utara dan 100 personel asal Aceh. Tim ini akan bekerja secara intensif selama 10 hari ke depan, yang tersebar di lima kabupaten prioritas, yakni Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Lihat video: Prabowo Datangi Lokasi Huntara Banjir Aceh, 198 Unit Siap Dihuni
Koordinator Wilayah I Aceh-Sumut-Kepri PP GP Ansor Timbul Pasaribu menyampaikan amanat langsung dari Ketua Umum PP GP Ansor. Timbul menekankan kehadiran Banser di Aceh adalah wujud pengabdian yang tulus.
"Bencana ini adalah ujian berat bagi kita semua. Duka Aceh adalah duka kita semua. Aksi ini adalah bentuk pengabdian kepada warga Aceh, sejalan dengan hadis Nabi bahwa seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkan," ujarnya, Senin (2/2/2026).
Timbul juga berpesan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan komunikasi yang intensif selama di lapangan. "Kerja sama yang baik akan melahirkan hasil yang baik pula untuk masyarakat," ucapnya.
Pengiriman ratusan personel Bagana tersebut digelar dalam apel pemberangkatan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Minggu, 1 Februari 2026. Aksi kemanusiaan bertajuk "Normalisasi Fasilitas Publik Menyambut Ramadan" ini difokuskan pada pembersihan rumah warga serta fasilitas umum, seperti masjid dan musala, agar masyarakat dapat beribadah dengan layak selama bulan suci dan Idulfitri.
Selain fokus pada pembersihan fisik, kegiatan ini juga mendistribusikan bantuan logistik yang didukung oleh berbagai mitra strategis. PP GP Ansor menyampaikan apresiasi kepada PT Pos Indonesia, atas bantuan tenda posko kemanusiaan dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI), atas bantuan paket sembako yang didistribusikan bersama Banser untuk korban bencana.
Baca juga: BNPB Kebut Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang
Tak hanya sembako, para relawan juga membagikan Al-Qur'an, perlengkapan salat berupa mukena dan sarung, serta peralatan kebersihan khusus untuk masjid dan musala di wilayah terdampak.
Sebanyak 150 personel Bagana yang bertugas terdiri dari 50 personel asal Sumatera Utara dan 100 personel asal Aceh. Tim ini akan bekerja secara intensif selama 10 hari ke depan, yang tersebar di lima kabupaten prioritas, yakni Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Lihat video: Prabowo Datangi Lokasi Huntara Banjir Aceh, 198 Unit Siap Dihuni
Koordinator Wilayah I Aceh-Sumut-Kepri PP GP Ansor Timbul Pasaribu menyampaikan amanat langsung dari Ketua Umum PP GP Ansor. Timbul menekankan kehadiran Banser di Aceh adalah wujud pengabdian yang tulus.
"Bencana ini adalah ujian berat bagi kita semua. Duka Aceh adalah duka kita semua. Aksi ini adalah bentuk pengabdian kepada warga Aceh, sejalan dengan hadis Nabi bahwa seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkan," ujarnya, Senin (2/2/2026).
Timbul juga berpesan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan komunikasi yang intensif selama di lapangan. "Kerja sama yang baik akan melahirkan hasil yang baik pula untuk masyarakat," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :