Stafsus Menteri P2MI Lantik Pengurus Wilayah SEMMI Jakarta Raya 2026–2028
Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:44 WIB
loading...
Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Jakarta Raya periode 2026–2028 resmi dilantik di Gedung RSGU, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Jakarta Raya periode 2026–2028 resmi dilantik. Kegiatan pelantikan pengurus ini berlangsung di Gedung RSGU, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Pelantikan mengangkat tema “SEMMI Jakarta Raya sebagai Katalisator Kota Global”, yang merefleksikan komitmen organisasi dalam mengambil peran strategis menghadapi dinamika Jakarta sebagai pusat peradaban dan kota global yang berkeadilan.
Prosesi pelantikan secara langsung dipimpin Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI Bintang Wahyu Saputra, yang juga menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Baca juga: SEMMI Apresiasi Polri Bongkar Pelanggaran Ekspor Produk CPO
Bintang menegaskan Syarikat Islam dan SEMMI memiliki peranan historis yang sangat penting dalam pergerakan nasional dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“SEMMI lahir dari semangat perjuangan dan nilai keumatan. Oleh karena itu, kader SEMMI harus terus menjaga ruh perjuangan tersebut dengan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” kata Bintang, Sabtu (31/1/2026).
Ketua Umum terpilih PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menyampaikan SEMMI merupakan organisasi yang strategis untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengawal kebijakan publik di wilayah perkotaan.
Baca juga: Prabowo Tanggung Jawab terkait Whoosh, SEMMI: Sikap Kepemimpinan yang Kuat
“Kami sampaikan, sebagai katalisator kota global, menjalin komunikasi dan kerja sama lintas sektor untuk membangun dan mewujudkan 20 kota global yang berkeadilan adalah kunci keberhasilan ke depan,” tegas Yanto.
Yanto juga menyoroti pentingnya menjaga tatanan ketatanegaraan yang sejalan dengan semangat Reformasi. Yanto menegaskan penempatan institusi kepolisian di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan Reformasi, supremasi sipil, serta profesionalitas aparat penegak hukum.
“Hal tersebut penting untuk memastikan stabilitas nasional, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, oleh karenanya menempatkan posisi Kepolisian langsung di bawah presiden adalah hal yang tepat” tambahnya.
"Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan peran SEMMI Jakarta Raya dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas," katanya.
Prosesi pelantikan secara langsung dipimpin Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI Bintang Wahyu Saputra, yang juga menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Baca juga: SEMMI Apresiasi Polri Bongkar Pelanggaran Ekspor Produk CPO
Bintang menegaskan Syarikat Islam dan SEMMI memiliki peranan historis yang sangat penting dalam pergerakan nasional dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“SEMMI lahir dari semangat perjuangan dan nilai keumatan. Oleh karena itu, kader SEMMI harus terus menjaga ruh perjuangan tersebut dengan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” kata Bintang, Sabtu (31/1/2026).
Ketua Umum terpilih PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menyampaikan SEMMI merupakan organisasi yang strategis untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengawal kebijakan publik di wilayah perkotaan.
Baca juga: Prabowo Tanggung Jawab terkait Whoosh, SEMMI: Sikap Kepemimpinan yang Kuat
“Kami sampaikan, sebagai katalisator kota global, menjalin komunikasi dan kerja sama lintas sektor untuk membangun dan mewujudkan 20 kota global yang berkeadilan adalah kunci keberhasilan ke depan,” tegas Yanto.
Yanto juga menyoroti pentingnya menjaga tatanan ketatanegaraan yang sejalan dengan semangat Reformasi. Yanto menegaskan penempatan institusi kepolisian di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan Reformasi, supremasi sipil, serta profesionalitas aparat penegak hukum.
“Hal tersebut penting untuk memastikan stabilitas nasional, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, oleh karenanya menempatkan posisi Kepolisian langsung di bawah presiden adalah hal yang tepat” tambahnya.
"Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan peran SEMMI Jakarta Raya dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas," katanya.
(shf)
Lihat Juga :