Seskab Teddy dan Gubernur Mualem Bahas Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh
Kamis, 29 Januari 2026 - 16:09 WIB
loading...
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. Foto/Instagram Sekretariat Kabinet
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas perkembangan pemulihan pasca erjadinya bencana di Aceh.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan konkret pemulihan pascabencana di Aceh, termasuk kemajuan pembangunan rumah hunian yang sudah jadi hampir 4.000 unit khusus di Aceh, selain dari perbaikan rumah yang masih tetap ingin ditinggali warga,” kata Teddy di Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (29/1/2026).
Selain itu, Teddy dan Mualem juga membahas pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap proses rehabilitasi berjalan pulih.
Baca juga: Seskab Teddy dan Wakil Panglima TNI Bahas MBG hingga Kampung Nelayan
"Selanjutnya pembahasan terkait peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Bapak Presiden Prabowo, serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih," ujar dia.
Sebelumnya, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra menyatakan jumlah pengungsi terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Penurunan jumlah pengungsi ini terjadi di tiga provinsi yang terdampak.
Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran menyatakan, berdasarkan data per Rabu (28/1/2026), jumlah pengungsi yang masih menetap di lokasi pengungsian berjumlah 111.788 jiwa. "Jadi total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788," kata Amran di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Ia merincikan jumlah pengungsi di masing-masing provinsi, untuk Sumatra Barat 9.040 orang, Sumatera Utara 11.085 orang, dan 91.663 orang. Sejalan dengan itu, Amran mengungkapkan pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh sudah selesai 100 persen, yakni sebanyak 3.248.
Sementara untuk Sumatera Utara, dari target 962 unit, yang sudah selesai dibangun berjumlah 557. Kemudian untuk Sumatera Barat, dari 618 unit yang disiapkan, 476 di antaranya sudah selesai pembangunannya.
"Secara total adalah, dari 17.231 yang sudah selesai adalah 4.281 (Huntara) dan penerima DTH (dana tunggu hunian) yang sudah tersalurkan ke masyarakat adalah 5.932 secara keseluruhan untuk tiga provinsi," ujarnya.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan konkret pemulihan pascabencana di Aceh, termasuk kemajuan pembangunan rumah hunian yang sudah jadi hampir 4.000 unit khusus di Aceh, selain dari perbaikan rumah yang masih tetap ingin ditinggali warga,” kata Teddy di Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (29/1/2026).
Selain itu, Teddy dan Mualem juga membahas pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap proses rehabilitasi berjalan pulih.
Baca juga: Seskab Teddy dan Wakil Panglima TNI Bahas MBG hingga Kampung Nelayan
"Selanjutnya pembahasan terkait peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Bapak Presiden Prabowo, serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih," ujar dia.
Sebelumnya, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra menyatakan jumlah pengungsi terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Penurunan jumlah pengungsi ini terjadi di tiga provinsi yang terdampak.
Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran menyatakan, berdasarkan data per Rabu (28/1/2026), jumlah pengungsi yang masih menetap di lokasi pengungsian berjumlah 111.788 jiwa. "Jadi total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788," kata Amran di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Ia merincikan jumlah pengungsi di masing-masing provinsi, untuk Sumatra Barat 9.040 orang, Sumatera Utara 11.085 orang, dan 91.663 orang. Sejalan dengan itu, Amran mengungkapkan pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh sudah selesai 100 persen, yakni sebanyak 3.248.
Sementara untuk Sumatera Utara, dari target 962 unit, yang sudah selesai dibangun berjumlah 557. Kemudian untuk Sumatera Barat, dari 618 unit yang disiapkan, 476 di antaranya sudah selesai pembangunannya.
"Secara total adalah, dari 17.231 yang sudah selesai adalah 4.281 (Huntara) dan penerima DTH (dana tunggu hunian) yang sudah tersalurkan ke masyarakat adalah 5.932 secara keseluruhan untuk tiga provinsi," ujarnya.
(rca)
Lihat Juga :