Longsor di Pemalang Jateng, 2 Warga Belum Ditemukan
Senin, 26 Januari 2026 - 17:48 WIB
loading...
Tanah longsor yang terjadi di area Perhutani Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, Minggu (25/1/2026). Foto: BPBD Kabupaten Pemalang
A
A
A
PEMALANG - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (25/1/2026). Dua orang masih hilang dalam peristiwa ini.
"Berdasarkan data yang diterima BNPB, dilaporkan dua orang warga masih dalam pencarian," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).
Dia menjelaskan bencana yang menghantam wilayah tersebut dipicu curah hujan yang tinggi. Kondisi ini diperparah dengan kondisi tanah yang labil.
Baca juga: BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Melanda Sejumlah Wilayah dalam 24 Jam Terakhir
"Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta kondisi tanah yang labil di area Perhutani wilayah Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul," kata Aam sapaan Abdul Muhari.
Dia menjelaskan BPBD Kabupaten Pemalang telah berkoordinasi dengan lintas instansi dan relawan serta terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang.
"Proses pencarian terkendala oleh cuaca buruk dan kondisi lokasi yang masih berpotensi terjadi longsor susulan," pungkasnya.
"Berdasarkan data yang diterima BNPB, dilaporkan dua orang warga masih dalam pencarian," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).
Dia menjelaskan bencana yang menghantam wilayah tersebut dipicu curah hujan yang tinggi. Kondisi ini diperparah dengan kondisi tanah yang labil.
Baca juga: BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Melanda Sejumlah Wilayah dalam 24 Jam Terakhir
"Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta kondisi tanah yang labil di area Perhutani wilayah Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul," kata Aam sapaan Abdul Muhari.
Dia menjelaskan BPBD Kabupaten Pemalang telah berkoordinasi dengan lintas instansi dan relawan serta terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang.
"Proses pencarian terkendala oleh cuaca buruk dan kondisi lokasi yang masih berpotensi terjadi longsor susulan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :