Tim SAR Fokus Pencarian 73 Orang Tertimbun Longsor Cisarua Bandung Barat
Senin, 26 Januari 2026 - 14:58 WIB
loading...
Tim Kementerian Sosial ikut membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian 73 korban hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Kemensos
A
A
A
BANDUNG BARAT - Tim Kementerian Sosial ikut membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian 73 korban hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bantuan logistik juga terus disalurkan untuk mendukung pelaksanaan status tanggap darurat.
Berdasarkan laporan hingga Minggu (25/1/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat 17 orang dan 73 warga masih dilaporkan hilang.
Baca juga: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Meninggal Dunia dan 19 Belum Ditemukan
"Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah sekaligus unsur terkait,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Senin (26/1/2026).
Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kecamatan Cisarua sejak beberapa hari sebelumnya. Kondisi tanah yang jenuh air pada kawasan dengan kontur lereng curam menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga di Desa Pasirlangu.
Berdasarkan data sementara sebanyak 34 Kepala Keluarga atau 113 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi tercatat 498 jiwa yang saat ini menempati aula Kantor Desa Pasirlangu. Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan 30 rumah warga terdampak di Kampung Pasirkuning dan wilayah sekitarnya.
Kementerian Sosial mendukung pelaksanaan tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan logistik serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait seperti Basarnas, BNPB, BPBD, dan Dinas Sosial setempat.
Bantuan logistik disalurkan melalui Gudang Dinas Sosial Jawa Barat. Bantuan tersebut meliputi 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket family kit, 200 paket kids ware, serta masing-masing 50 paket sandang anak dan sandang dewasa.
Di tingkat daerah, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu yang berlokasi di samping Kantor Desa Pasirlangu. Dapur umum tersebut memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari untuk tiga kali makan dengan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan laporan hingga Minggu (25/1/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat 17 orang dan 73 warga masih dilaporkan hilang.
Baca juga: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Meninggal Dunia dan 19 Belum Ditemukan
"Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah sekaligus unsur terkait,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Senin (26/1/2026).
Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kecamatan Cisarua sejak beberapa hari sebelumnya. Kondisi tanah yang jenuh air pada kawasan dengan kontur lereng curam menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga di Desa Pasirlangu.
Berdasarkan data sementara sebanyak 34 Kepala Keluarga atau 113 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi tercatat 498 jiwa yang saat ini menempati aula Kantor Desa Pasirlangu. Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan 30 rumah warga terdampak di Kampung Pasirkuning dan wilayah sekitarnya.
Kementerian Sosial mendukung pelaksanaan tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan logistik serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait seperti Basarnas, BNPB, BPBD, dan Dinas Sosial setempat.
Bantuan logistik disalurkan melalui Gudang Dinas Sosial Jawa Barat. Bantuan tersebut meliputi 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket family kit, 200 paket kids ware, serta masing-masing 50 paket sandang anak dan sandang dewasa.
Di tingkat daerah, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu yang berlokasi di samping Kantor Desa Pasirlangu. Dapur umum tersebut memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari untuk tiga kali makan dengan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Bandung Barat.
(jon)
Lihat Juga :