11 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Teridentifikasi, Ini Identitasnya
Minggu, 25 Januari 2026 - 20:49 WIB
loading...
Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), masih terus berlangsung. Foto/Setwapres
A
A
A
BANDUNG BARAT - Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), masih terus berlangsung. Sebanyak 11 jenazah korban bencana telah berhasil diidentifikasi.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenazah utuh tambahan.
Dari jumlah tersebut, 11 jenazah diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.
Baca juga: Tim SAR Temukan 25 Body Pack Korban Longsor Cisarua, 80 Orang Masih Dicari
Adapun korban yang telah diidentifikasi adalah:
1. Suriana (L), 57 tahun
2. Jajang Tarta (L), 35 tahun
3. Dadang Apung (L), 80 tahun
4. Nining (P), 40 tahun
5. Nurhayati (P), 42 tahun
6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun
7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan)
8. Al-Sumari (L), 35 tahun
9. Koswara (L), 40 tahun
10. Koswara (L), 26 tahun
11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun.
"Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah." ujar Hendra, Minggu (25/1/2026)
Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan.
Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.
Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung.
Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenazah utuh tambahan.
Dari jumlah tersebut, 11 jenazah diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.
Baca juga: Tim SAR Temukan 25 Body Pack Korban Longsor Cisarua, 80 Orang Masih Dicari
Adapun korban yang telah diidentifikasi adalah:
1. Suriana (L), 57 tahun
2. Jajang Tarta (L), 35 tahun
3. Dadang Apung (L), 80 tahun
4. Nining (P), 40 tahun
5. Nurhayati (P), 42 tahun
6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun
7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan)
8. Al-Sumari (L), 35 tahun
9. Koswara (L), 40 tahun
10. Koswara (L), 26 tahun
11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun.
"Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah." ujar Hendra, Minggu (25/1/2026)
Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan.
Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.
Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung.
Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.
(rca)
Lihat Juga :