Pramono Sebut Modifikasi Cuaca Berhasil: Hari Ini Kita Bisa Menikmati Terang Benderang
Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:01 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan beberapa hari ini membuahkan hasil. Foto/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan beberapa hari ini membuahkan hasil. Sebab, pada Sabtu (24/1/2026) siang, daerah Rawa Buaya, Jakarta Barat, tersinari matahari alias tidak hujan.
"Supaya saudara-saudara ketahui, kemarin sore sebenarnya saya memerintahkan untuk menambah OMC, sehingga dengan demikian, kenapa hari ini kita bisa menikmati terang benderang," kata Pramono seusai meninjau tempat pengungsian di Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Pramono pun enggan ambil pusing dengan kritikan yang masuk terkait dilakukannya OMC ini. Menurutnya, OMC merupakan opsi yang saat ini bisa dilakukan untuk menekan curah hujan yang tinggi. "Walaupun OMC ini dikritik enggak apa-apa, kalau mau mengritik, kritik saya aja," ujarnya.
Baca Juga: BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Sukses Tekan Intensitas Hujan Jabodetabek hingga 39,57 Persen
Pramono melanjutkan, OMC ini akan dilakukan hingga 27 Januari 2026. Hal itu mengingat prediksi curah hujan hujan di Jakarta masih tinggi hingga waktu tersebut.
"Hari ini saya juga memerintahkan untuk tetap OMC minimum dua, maksimum tiga, agar kemudian supaya curah hujan menurun dan kemudian yang berikutnya adalah masyarakat yang sekarang ini seperti di tempat ini yang mengungsi segera bisa kembali ke tempatnya masing-masing. Itulah yang kami lakukan," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang OMC hingga 27 Januari 2026 meski dikritik banyak pihak. OMC dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda Jakarta hingga menimbulkan banjir di sejumlah titik sejak Kamis (22/1/2026).
"Ini akan kita perpanjang sampai dengan tanggal 27 (Januari). Kenapa diperpanjang? Saya tidak mau terulang kembali bahwa kita tidak persiapkan untuk itu," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung seusai meninjau Kali Cakung Lama, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026).
"Supaya saudara-saudara ketahui, kemarin sore sebenarnya saya memerintahkan untuk menambah OMC, sehingga dengan demikian, kenapa hari ini kita bisa menikmati terang benderang," kata Pramono seusai meninjau tempat pengungsian di Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Pramono pun enggan ambil pusing dengan kritikan yang masuk terkait dilakukannya OMC ini. Menurutnya, OMC merupakan opsi yang saat ini bisa dilakukan untuk menekan curah hujan yang tinggi. "Walaupun OMC ini dikritik enggak apa-apa, kalau mau mengritik, kritik saya aja," ujarnya.
Baca Juga: BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Sukses Tekan Intensitas Hujan Jabodetabek hingga 39,57 Persen
Pramono melanjutkan, OMC ini akan dilakukan hingga 27 Januari 2026. Hal itu mengingat prediksi curah hujan hujan di Jakarta masih tinggi hingga waktu tersebut.
"Hari ini saya juga memerintahkan untuk tetap OMC minimum dua, maksimum tiga, agar kemudian supaya curah hujan menurun dan kemudian yang berikutnya adalah masyarakat yang sekarang ini seperti di tempat ini yang mengungsi segera bisa kembali ke tempatnya masing-masing. Itulah yang kami lakukan," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang OMC hingga 27 Januari 2026 meski dikritik banyak pihak. OMC dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda Jakarta hingga menimbulkan banjir di sejumlah titik sejak Kamis (22/1/2026).
"Ini akan kita perpanjang sampai dengan tanggal 27 (Januari). Kenapa diperpanjang? Saya tidak mau terulang kembali bahwa kita tidak persiapkan untuk itu," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung seusai meninjau Kali Cakung Lama, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026).
(zik)
Lihat Juga :