Banjir Rendam Kebon Pala Jakarta Timur hingga Sepaha Orang Dewasa
Kamis, 22 Januari 2026 - 15:48 WIB
loading...
Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (21/1/2026) malam, membuat sebagian wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir pada Kamis (22/1/2026). Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (21/1/2026) malam, membuat sebagian wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir pada Kamis (22/1/2026). Sedianya, ada dua Rukun Warga (RW) yang terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung di wilayah permukiman padat penduduk di sana.
Bahkan, ketinggian air terpantau hingga paha orang dewasa. Ketua RT 13 Sanusi mengungkapkan, air mulai naik dan memasuki rumah warga sejak pukul 05.00 subuh.
Kenaikan air terus berlanjut seiring dengan tingginya curah hujan di kawasan hulu. "Sampai hari ini ketinggian (air) 80 sentimeter," ujar Sanusi saat ditemui di lokasi banjir, Kamis (22/1/2026).
![Banjir Rendam Kebon Pala Jakarta Timur hingga Sepaha Orang Dewasa]()
Baca juga: Banjir Setinggi 30 Cm Rendam Jalan Letjend Suprapto Cempaka Putih, Lalu Lintas Dialihkan
Ia merinci, banjir kali ini berdampak pada sekitar 160 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di dua Rukun Warga (RW). Di wilayah RT 13 sendiri, terdapat sekitar 55 bangunan yang terendam.
"Di RW saya ada sekitar 100-an rumah," ungkap Sanusi
Meskipun genangan air sudah cukup tinggi, warga masih berkativitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah anak kecil turut bermain di genangan banjir.
Sanusi menjelaskan, warga setempat telah memiliki standar kewaspadaan tersendiri. Bagi warga, kata Sanusi, ketinggian air saat ini belum mencapai level darurat untuk evakuasi.
"Kalau ketinggian segini belum apa-apa, sih. Mereka (warga) mengungsi kalau udah status memasuki Siaga 2 atau Siaga 1. Baru kita mengungsi semua," jelasnya.
Namun, Sanusi memprediksi, air masih akan terus naik seiring langit Jakarta menunjukkan tanda-tanda adanya hujan. "Masih meningkat terus, karena curah hujan kan masih banyak," pungkasnya.
Bahkan, ketinggian air terpantau hingga paha orang dewasa. Ketua RT 13 Sanusi mengungkapkan, air mulai naik dan memasuki rumah warga sejak pukul 05.00 subuh.
Kenaikan air terus berlanjut seiring dengan tingginya curah hujan di kawasan hulu. "Sampai hari ini ketinggian (air) 80 sentimeter," ujar Sanusi saat ditemui di lokasi banjir, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Banjir Setinggi 30 Cm Rendam Jalan Letjend Suprapto Cempaka Putih, Lalu Lintas Dialihkan
Ia merinci, banjir kali ini berdampak pada sekitar 160 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di dua Rukun Warga (RW). Di wilayah RT 13 sendiri, terdapat sekitar 55 bangunan yang terendam.
"Di RW saya ada sekitar 100-an rumah," ungkap Sanusi
Meskipun genangan air sudah cukup tinggi, warga masih berkativitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah anak kecil turut bermain di genangan banjir.
Sanusi menjelaskan, warga setempat telah memiliki standar kewaspadaan tersendiri. Bagi warga, kata Sanusi, ketinggian air saat ini belum mencapai level darurat untuk evakuasi.
"Kalau ketinggian segini belum apa-apa, sih. Mereka (warga) mengungsi kalau udah status memasuki Siaga 2 atau Siaga 1. Baru kita mengungsi semua," jelasnya.
Namun, Sanusi memprediksi, air masih akan terus naik seiring langit Jakarta menunjukkan tanda-tanda adanya hujan. "Masih meningkat terus, karena curah hujan kan masih banyak," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :