Dukung Petani Lokal, Perkebunan Buah Naga Banyuwangi Dapat Pencahayaan Berkualitas
Kamis, 22 Januari 2026 - 14:05 WIB
loading...
Gathering Komunitas Petani Buah Naga Banyuwangi 2026 dengan tema Cahaya Terang, Hasil Gemilang. Bersama Lampu Buah Naga Luby di New Surya Hotel, Banyuwangi, Minggu (18/1/2026). Foto: Ist
A
A
A
BANYUWANGI - Pertanian lokal buah naga di Banyuwangi mendapat dukungan pencahayaan berkualitas yang membuat hasil panen semakin maksimal. Seperti diketahui bahwa hubungan antara pohon buah naga dan lampu itu sangat erat, saling terkait, dan bersifat fungsional.
Pohon buah naga yang disinari lampu dengan temperatur cahaya 2.700K dari lampu pada malam hari dapat memicu pembungaan pada pohon di luar musim. Jadi, pohon buah naga dapat berbunga dan berbuah sepanjang waktu jika disinari pencahayaan lampu.
Sebagai bentuk komitmen Luby menggelar Gathering Komunitas Petani Buah Naga Banyuwangi 2026 dengan tema “Cahaya Terang, Hasil Gemilang. Bersama Lampu Buah Naga Luby” di New Surya Hotel, Banyuwangi, Minggu (18/1/2026).
Acara yang dihadiri para petani buah naga dari berbagai wilayah di Banyuwangi ini menjadi wadah silaturahmi, edukasi, serta diskusi langsung antara produsen, distributor, dan pelaku utama di sektor perkebunan buah naga.
Sebagai produsen lampu dan berbagai produk lainnya, Luby merasa perlu hadir dalam kebutuhan pencahayaan khusus perkebunan buah naga. Dalam kesempatan tersebut, Luby mengapresias petani yang telah menggunakan lampu buah naga Luby dan secara resmi memperkenalkan varian lampu LED khusus perkebunan buah naga kepada seluruh para petani yang hadir dalam acara ini.
Varian khusus ini diberi nama Luby Nature, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan petani akan pencahayaan optimal dan efisiensi energi.
Lampu ini memiliki temperatur warna 2.700K yang sesuai untuk stimulasi pertumbuhan buah naga, dengan efikasi cahaya lebih dari 100 lumen per watt, sehingga mampu menghasilkan cahaya maksimal dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Keunggulan lain dari lampu ini adalah kemampuannya tetap bekerja optimal pada kondisi voltase listrik yang rendah dan tidak stabil, kondisi yang kerap ditemui di area perkebunan. Dengan fitur ini, petani tetap mendapatkan pencahayaan yang konsisten tanpa khawatir gangguan listrik menghambat proses budidaya dan tanaman berproses.
“Saat membuat suatu varian, kami selalu melakukan riset dan uji coba di lab khusus pengujian serta menggunakan sparepart terbaik agar kualitas dapat maksimal. Guna mendukung pertanian buah naga, kami terpanggil untuk menciptakan produk khusus perkebunan dengan kualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis. Kami memiliki pabrik sendiri di Indonesia, sehingga para petani tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan produk ini. Kami bersama petani dengan produk lampu dalam negeri bersama-sama berupaya memberikan yang terbaik untuk perekonomian dalam negeri,” ujar National Sales Manager Luby Samsudin.
Pihaknya juga menggandeng WW Elektrik sebagai mitra distribusi guna memastikan ketersediaan produk yang mudah dijangkau serta layanan yang optimal bagi para petani buah naga.
“Semoga ke depannya Luby dapat menjangkau lebih luas petani buah naga dalam penggunaan lampu Luby Nature,” kata Cipto Setyawan selaku Owner WW Elektrik.
Head of Activation Gaffar menambahkan pendekatan langsung ke lapangan sebagai kunci utama dalam membangun kepercayaan petani. Pihaknya hadir untuk menjadi partner yang benar-benar memahami kebutuhan petani.
"Melalui kegiatan turun ke kebun dan gathering ini, Luby ingin memastikan setiap petani mendapatkan edukasi yang tepat, merasakan manfaat yang nyata, serta yakin lampu buah naga Luby mampu meningkatkan hasil panen. Ke depan, program ini akan terus kami kembangkan secara konsisten di berbagai daerah sentra buah naga sebagai bentuk komitmen Luby terhadap pertanian Indonesia,” ujar Gaffar.
Pohon buah naga yang disinari lampu dengan temperatur cahaya 2.700K dari lampu pada malam hari dapat memicu pembungaan pada pohon di luar musim. Jadi, pohon buah naga dapat berbunga dan berbuah sepanjang waktu jika disinari pencahayaan lampu.
Sebagai bentuk komitmen Luby menggelar Gathering Komunitas Petani Buah Naga Banyuwangi 2026 dengan tema “Cahaya Terang, Hasil Gemilang. Bersama Lampu Buah Naga Luby” di New Surya Hotel, Banyuwangi, Minggu (18/1/2026).
Acara yang dihadiri para petani buah naga dari berbagai wilayah di Banyuwangi ini menjadi wadah silaturahmi, edukasi, serta diskusi langsung antara produsen, distributor, dan pelaku utama di sektor perkebunan buah naga.
Sebagai produsen lampu dan berbagai produk lainnya, Luby merasa perlu hadir dalam kebutuhan pencahayaan khusus perkebunan buah naga. Dalam kesempatan tersebut, Luby mengapresias petani yang telah menggunakan lampu buah naga Luby dan secara resmi memperkenalkan varian lampu LED khusus perkebunan buah naga kepada seluruh para petani yang hadir dalam acara ini.
Varian khusus ini diberi nama Luby Nature, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan petani akan pencahayaan optimal dan efisiensi energi.
Lampu ini memiliki temperatur warna 2.700K yang sesuai untuk stimulasi pertumbuhan buah naga, dengan efikasi cahaya lebih dari 100 lumen per watt, sehingga mampu menghasilkan cahaya maksimal dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Keunggulan lain dari lampu ini adalah kemampuannya tetap bekerja optimal pada kondisi voltase listrik yang rendah dan tidak stabil, kondisi yang kerap ditemui di area perkebunan. Dengan fitur ini, petani tetap mendapatkan pencahayaan yang konsisten tanpa khawatir gangguan listrik menghambat proses budidaya dan tanaman berproses.
“Saat membuat suatu varian, kami selalu melakukan riset dan uji coba di lab khusus pengujian serta menggunakan sparepart terbaik agar kualitas dapat maksimal. Guna mendukung pertanian buah naga, kami terpanggil untuk menciptakan produk khusus perkebunan dengan kualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis. Kami memiliki pabrik sendiri di Indonesia, sehingga para petani tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan produk ini. Kami bersama petani dengan produk lampu dalam negeri bersama-sama berupaya memberikan yang terbaik untuk perekonomian dalam negeri,” ujar National Sales Manager Luby Samsudin.
Pihaknya juga menggandeng WW Elektrik sebagai mitra distribusi guna memastikan ketersediaan produk yang mudah dijangkau serta layanan yang optimal bagi para petani buah naga.
“Semoga ke depannya Luby dapat menjangkau lebih luas petani buah naga dalam penggunaan lampu Luby Nature,” kata Cipto Setyawan selaku Owner WW Elektrik.
Head of Activation Gaffar menambahkan pendekatan langsung ke lapangan sebagai kunci utama dalam membangun kepercayaan petani. Pihaknya hadir untuk menjadi partner yang benar-benar memahami kebutuhan petani.
"Melalui kegiatan turun ke kebun dan gathering ini, Luby ingin memastikan setiap petani mendapatkan edukasi yang tepat, merasakan manfaat yang nyata, serta yakin lampu buah naga Luby mampu meningkatkan hasil panen. Ke depan, program ini akan terus kami kembangkan secara konsisten di berbagai daerah sentra buah naga sebagai bentuk komitmen Luby terhadap pertanian Indonesia,” ujar Gaffar.
(jon)
Lihat Juga :