Presiden Prabowo Sampaikan Dukacita atas Bencana di Jepara

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:35 WIB
loading...
Presiden Prabowo Sampaikan...
Kondisi rumah salah satu warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Jumat (16/1/2026). Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita atas bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. BNPB memastikan untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat yang tertimpa musibah.

"Saya langsung diperintah Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk langsung datang ke Jepara. Pertama beliau menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berdukacita bagi seluruh masyarakat Jepara yang terdampak," kata Suharyanto, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Suharyanto menyampaikan tiga pesan kepada para pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten Jepara. Ia menggarisbawahi terhadap penanganan masyarakat yang terdampak bencana secara maksimal.

Presiden Prabowo Sampaikan Dukacita atas Bencana di Jepara


Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Masih Terjadi di Pekan Ketiga Januari



"Khusus di titik ini dulu, saya ingin menyampaikan yang pertama yang harus ditangani, harus dilakukan penanganan yang maksimal adalah manusianya, orangnya," ujar dia.

Meskipun rumah rusak di Desa Tempur menyasar 13 kepala keluarga (KK), pemerintah daerah dapat memfasilitasi untuk merelokasi. Pemerintah daerah menyediakan lokasinya dan rumahnya dibantu BNPB.

"Jadi jangan berpikir kalau namanya BNPB itu bangun yang banyak-banyak. Tidak, satu dua rumah juga tidak apa-apa. Yang penting itu masyarakat," ungkapnya.

Terkait kebutuhan dasar masyarakat terdampak, BNPB telah menyalurkan bantuan kepada para korban bencana. Pihaknya akan menambah bantuan apabila jumlah yang disalurkan masih kurang.

Meskipun pemerintah daerah telah menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT) dan masih ada kebutuhan tambahan, ini dapat diajukan kepada BNPB, seperti pemenuhan kebutuhan non-pangan.

"Kebutuhan dasar bukan hanya makan-minum saja yang harus diperhatikan, tapi juga kebutuhan lanjutan sebagai manusia. Pakaian, tempat tinggal, tempat tidur, obat-obatan, alat pencegah penyakit, alat pencegah dingin, selimut, dan lain sebagainya. Itu tolong diperlengkapi, dipenuhi," ungkapnya.

Terkait akses jalan yang mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah terdampak banjir dan longsor, ia mengapresiasi upaya pemerintah setempat untuk membuka akses.

Meskipun alat berat telah dikerahkan di lapangan, Kepala BNPB menyampaikan pemerintah daerah dapat menambahkan alat berat dengan pembiayaan dari BNPB. Demikian pula perbaikan darurat untuk jembatan yang rusak.

"Tunjukkan kepada rakyat bahwa pemerintah hadir. Tidak ada alasan. Apalagi di sana ada 3.500 jiwa, mungkin makan-minumnya tidak ada masalah, pakai sepeda motor, tapi ada kebutuhan-kebutuhan lainnya. Apalagi ada anak sekolah dan lain sebagainya, jangan terlalu lama," jelas dia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved