Seskab Teddy Bertemu Basuki, Bahas Perkembangan IKN
Jum'at, 16 Januari 2026 - 07:36 WIB
loading...
Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono. Pertemuan itu digelar di Kantor Sekretariat Kabinet, Kamis (15/1/2026). Foto/Tangkapan layar IG @sekretariat.kabinet
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono . Pertemuan itu digelar di Kantor Sekretariat Kabinet, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan itu diunggah dalam akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Teddy terlihat mengenakan kemeja putih berbincang akrab dengan Basuki yang mengenakan kemeja biru.
"Senang bertemu kembali dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bapak Basuki Hadimuljono, di Kantor Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, pada sore hari ini," tulis Teddy, dikutip Jumat (16/1/2026).
Teddy menjelaskan, dalam pertemuan itu Basuki melaporkan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Teddy menambahkan, Basuki juga berkonsultasi kepadanya terkait masukan yang disampaikan Prabowo saat berkunjung ke IKN. "Dan berkonsultasi terkait beberapa masukan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diberikan saat berkunjung ke IKN beberapa hari lalu," jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Setujui Anggaran Rp48,8 Triliun Lanjutkan Pembangunan IKN
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Otorita IKN dalam kunjungan kerjanya di IKN pada Selasa, 13 Januari 2026. Dalam keterangannya kepada awak media di Kabupaten Malang, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejak awal Presiden Prabowo memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara tersebut dapat dipercepat.
"Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," ujar Prasetyo.
Dalam rapat bersama OIKN tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah catatan atas paparan yang disampaikan. Menurut Menteri Pras, catatan Presiden Prabowo pada prinsipnya menekankan dua hal utama yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," katanya.
Lebih lanjut, Mensesneg menegaskan bahwa percepatan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud. "Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai."
Pertemuan itu diunggah dalam akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Teddy terlihat mengenakan kemeja putih berbincang akrab dengan Basuki yang mengenakan kemeja biru.
"Senang bertemu kembali dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bapak Basuki Hadimuljono, di Kantor Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, pada sore hari ini," tulis Teddy, dikutip Jumat (16/1/2026).
Teddy menjelaskan, dalam pertemuan itu Basuki melaporkan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Teddy menambahkan, Basuki juga berkonsultasi kepadanya terkait masukan yang disampaikan Prabowo saat berkunjung ke IKN. "Dan berkonsultasi terkait beberapa masukan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diberikan saat berkunjung ke IKN beberapa hari lalu," jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Setujui Anggaran Rp48,8 Triliun Lanjutkan Pembangunan IKN
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Otorita IKN dalam kunjungan kerjanya di IKN pada Selasa, 13 Januari 2026. Dalam keterangannya kepada awak media di Kabupaten Malang, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejak awal Presiden Prabowo memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara tersebut dapat dipercepat.
"Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," ujar Prasetyo.
Dalam rapat bersama OIKN tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah catatan atas paparan yang disampaikan. Menurut Menteri Pras, catatan Presiden Prabowo pada prinsipnya menekankan dua hal utama yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," katanya.
Lebih lanjut, Mensesneg menegaskan bahwa percepatan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud. "Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai."
(zik)
Lihat Juga :