Hujan Deras Diprediksi Landa Jakarta, BPBD Diminta Terapkan Modifikasi Cuaca hingga 17 Januari
Rabu, 14 Januari 2026 - 06:13 WIB
loading...
BMKG memprediksi Jakarta terus diguyur hujan deras. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan BPBD melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari ke depan yakni 13-17 Januari 2026. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta terus diguyur hujan deras . Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari ke depan yakni 13-17 Januari 2026.
"Saya memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini mulai tanggal 13 Januari," ujar Pramono, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Hujan Deras Guyur Jakarta, 58 RT Tergenang Banjir
"Kalau hari ini (Selasa, 13 Januari) tidak dilakukan modifikasi cuaca nggak mungkin hujannya hanya sebentar seperti tadi," tambahnya.
OMC dilakukan setelah Balai Kota DKI Jakarta menerima laporan prakiraan cuaca dari BMKG yang memprediksi Jakarta diguyur hujan deras.
"Karena memang data BMKG kurang lebih hampir sama dengan yang kemarin. Kemarin pun kalau kita tidak lakukan modifikasi cuaca sebenarnya dampaknya lebih dari yang sekarang," katanya.
Menurut Pramono, bila cuaca ekstrem terus melanda Jakarta, pihaknya dalam posisi siap melakukan OMC setiap hari. Biaya OMC telah dialokasikan selama 30 hari depan.
"Katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan. Karena hitungan yang kami lakukan dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca," ucapnya.
"Saya memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini mulai tanggal 13 Januari," ujar Pramono, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Hujan Deras Guyur Jakarta, 58 RT Tergenang Banjir
"Kalau hari ini (Selasa, 13 Januari) tidak dilakukan modifikasi cuaca nggak mungkin hujannya hanya sebentar seperti tadi," tambahnya.
OMC dilakukan setelah Balai Kota DKI Jakarta menerima laporan prakiraan cuaca dari BMKG yang memprediksi Jakarta diguyur hujan deras.
"Karena memang data BMKG kurang lebih hampir sama dengan yang kemarin. Kemarin pun kalau kita tidak lakukan modifikasi cuaca sebenarnya dampaknya lebih dari yang sekarang," katanya.
Menurut Pramono, bila cuaca ekstrem terus melanda Jakarta, pihaknya dalam posisi siap melakukan OMC setiap hari. Biaya OMC telah dialokasikan selama 30 hari depan.
"Katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan. Karena hitungan yang kami lakukan dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :