Kondisi Terkini Kompleks Puri Mutiara Cilandak Jaksel usai Dilanda Banjir Setinggi Lebih dari Satu Meter
Senin, 12 Januari 2026 - 13:48 WIB
loading...
Banjir melanda Kompleks Puri Mutiara 5 yang berlokasi di Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Foto/Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan menjadi salah satu titik yang terdampak banjir akibat hujan deras di sejumlah wilayah Jakarta pada sejak Minggu, 11 Januari 2026 malam. Berdasarkan pantauan iNews Media Group (IMG), banjir juga melanda Kompleks Puri Mutiara 5 yang berlokasi di Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Peningkatan debit air dipicu karena beberapa faktor mulai dari hujan lebat, hingga luapan aliran Kali Krukut. Petugas keamanan Kompleks Puri Mutiara 5, Bastian (51), menjelaskan bahwa banjir ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
"Kiriman sih, dari Kali Krukut itu ya kalau hujan di Jakarta dan ada kiriman dari Kali Krukut pasti banjir," kata Bastian di lokasi pada Senin (12/1/2026).
![Kondisi Terkini Kompleks Puri Mutiara Cilandak Jaksel usai Dilanda Banjir Setinggi Lebih dari Satu Meter]()
Baca juga: Macet Parah Akibat Banjir di Jalan Jembatan Tiga Jakut, Akses Warga Terhambat
Bastiun pun mengakui bahwa kawasan ini memang menjadi langganan banjir setiap hujan deras melanda Jakarta. "Banjir sih sering, tetap kalau hujan besar pasti banjir, kalau di dalam rumah sih masih aman. Kalau air se-dada baru itu rumah pada kena semua," tegasnya.
Arus Kali Krukut yang tumpah ke jalanan kompleks juga membawa lumpur dan sampah. Kondisi tersebut pun membuat Bastian harus membersihkannya dengan tangan kosong guna meminimalisir penumpukan sampah dan lumpur saat banjir surut.
Kendati begitu, ia memastikan bahwa warga Kompleks Puri 5 tak ada yang mengungsi. Hal ini lantaran aliran banjir tidak sampai memasuki rumah warga.
"Pada pukul 07.00 WIB atau 08.00 WIB lah, saya kan oper dinas kan pagi jam 08.00 WIB. Nah jam segitu air sudah naik. Saya masuk ke dalam sampai lihat-lihat situasi ya rumah masih aman," ucapnya.
"Ya (warga) terganggu juga, tapi Alhamdulillah ada yang sudah keluar sebelum banjir, pada kerja dari jam 08.00 WIB. Rumah masih ditempati," sambung Bastian.
Peningkatan debit air dipicu karena beberapa faktor mulai dari hujan lebat, hingga luapan aliran Kali Krukut. Petugas keamanan Kompleks Puri Mutiara 5, Bastian (51), menjelaskan bahwa banjir ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
"Kiriman sih, dari Kali Krukut itu ya kalau hujan di Jakarta dan ada kiriman dari Kali Krukut pasti banjir," kata Bastian di lokasi pada Senin (12/1/2026).

Baca juga: Macet Parah Akibat Banjir di Jalan Jembatan Tiga Jakut, Akses Warga Terhambat
Bastiun pun mengakui bahwa kawasan ini memang menjadi langganan banjir setiap hujan deras melanda Jakarta. "Banjir sih sering, tetap kalau hujan besar pasti banjir, kalau di dalam rumah sih masih aman. Kalau air se-dada baru itu rumah pada kena semua," tegasnya.
Arus Kali Krukut yang tumpah ke jalanan kompleks juga membawa lumpur dan sampah. Kondisi tersebut pun membuat Bastian harus membersihkannya dengan tangan kosong guna meminimalisir penumpukan sampah dan lumpur saat banjir surut.
Kendati begitu, ia memastikan bahwa warga Kompleks Puri 5 tak ada yang mengungsi. Hal ini lantaran aliran banjir tidak sampai memasuki rumah warga.
"Pada pukul 07.00 WIB atau 08.00 WIB lah, saya kan oper dinas kan pagi jam 08.00 WIB. Nah jam segitu air sudah naik. Saya masuk ke dalam sampai lihat-lihat situasi ya rumah masih aman," ucapnya.
"Ya (warga) terganggu juga, tapi Alhamdulillah ada yang sudah keluar sebelum banjir, pada kerja dari jam 08.00 WIB. Rumah masih ditempati," sambung Bastian.
(rca)
Lihat Juga :