Banjir Awal Tahun Terjang 4 Kecamatan di Kalimantan Barat, 1.027 KK Terdampak
Jum'at, 09 Januari 2026 - 06:20 WIB
loading...
BNPB melaporkan terjadinya banjir di wilayah Kabupaten Melawai, Kalimantan Barat, Kamis (8/1/2026).Banjir terjadi di empat kecamatan yang ada di Melawai. Foto/BNPB
A
A
A
MELAWAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadinya banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Melawai, Kalimantan Barat, pada Kamis (8/1/2026). Peristiwa ini terjadi di empat kecamatan yang ada di Melawai.
Terjangan banjir mulai menggenangi pada pukul 05.35 WIB. Air masih menggenangi kawasan tersebut hingga pukul 17.45 WIB meskipun tidak ada kenaikan tinggi muka air.
Baca juga: Mendagri: 25 Desa Hilang Akibat Bencana Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut
"Peristiwa ini berlangsung setelah adanya hujan dengan intensitas lebat pada dini hari tadi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/1/2026).
Sebanyak 14 desa di empat kecamatan yang terdampak banjir. Wilayah kecamatan yang dilanda bencana yaitu di Kecamatan Tanah Pinoh dengan 4 desa, Kecamatan Tanah Pinoh Barat dengan 7 desa, Kecamatan Belimbing dengan dua desa, serta Kecamatan Ella Hilir dengan satu desa.
"Pendataan sementara populasi terdampak di empat kecamatan mencapai 1.027 kepala keluarga," ungkap dia.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Huntara untuk Warga yang Desanya Hilang Selesai 3 Bulan
Abdul menjelaskan bahwa personel BPBD Kabupaten Melawi telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Di samping itu, para personel memberikan informasi kewaspadaan di wilayah-wilayah yang berpotensi berdampak lebih buruk.
Selain banjir, hujan juga memicu tanah longsor. Dampak tanah longsor tercatat membuat akses jalan di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir.
"Pembukaan akses jalan yang tertimbun material longsor masih menunggu bantuan alat berat ke lokasi terdampak," tandasnya.
Terjangan banjir mulai menggenangi pada pukul 05.35 WIB. Air masih menggenangi kawasan tersebut hingga pukul 17.45 WIB meskipun tidak ada kenaikan tinggi muka air.
Baca juga: Mendagri: 25 Desa Hilang Akibat Bencana Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut
"Peristiwa ini berlangsung setelah adanya hujan dengan intensitas lebat pada dini hari tadi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/1/2026).
Sebanyak 14 desa di empat kecamatan yang terdampak banjir. Wilayah kecamatan yang dilanda bencana yaitu di Kecamatan Tanah Pinoh dengan 4 desa, Kecamatan Tanah Pinoh Barat dengan 7 desa, Kecamatan Belimbing dengan dua desa, serta Kecamatan Ella Hilir dengan satu desa.
"Pendataan sementara populasi terdampak di empat kecamatan mencapai 1.027 kepala keluarga," ungkap dia.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Huntara untuk Warga yang Desanya Hilang Selesai 3 Bulan
Abdul menjelaskan bahwa personel BPBD Kabupaten Melawi telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Di samping itu, para personel memberikan informasi kewaspadaan di wilayah-wilayah yang berpotensi berdampak lebih buruk.
Selain banjir, hujan juga memicu tanah longsor. Dampak tanah longsor tercatat membuat akses jalan di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir.
"Pembukaan akses jalan yang tertimbun material longsor masih menunggu bantuan alat berat ke lokasi terdampak," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :