Dua Bocah Disabilitas Hafidz Quran Bikin Risma Baper

loading...
Dua Bocah Disabilitas Hafidz Quran Bikin Risma Baper
Anak kembar Nakula dan Sadewa yang juga hafidz Quran bertemu dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto/SINDOnews/SINDOnews/Aan Haryono
A+ A-
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kedatangan dua anak hafiz quran yang juga penyandang disabilitas di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Rabu (15/9/2020).

Kedatangan kedua anak yang bernama Mohammad Akbar Nakula dan Mohammad Akbar Sadewa membuatnya terharu. Kedua bocah kembar berusia tujuh tahun itu pun sangat senang karena dapat mendengar langsung suara Risma dari dekat. Meskipun doa bocah kembar itu memiliki keterbatasan penglihatan atau tuna netra, namun dengan penuh rasa gembira dia berbincang banyak hal dengan Risma. (Baca juga: Asyiknya Lihat Risma Mengajar, Bicara Organ Tubuh Sampai PR)

Di sela-sela pertemuan, keduanya tampak membacakan beberapa ayat suci Alquran di depan Risma. Bahkan, Nakula dan Sadewa, juga mendoakan semoga pandemi COVID-19 bisa cepat berlalu. (Baca juga: Ustaz Adi Hidayat: Hafizh Itu Good Looking, Mereka Bukan Golongan Radikal)

Risma pun tampak berkaca-kaca dengan kecerdasan mereka. Tanpa menunggu lama, dia langsung meminta jajarannya untuk menghubungi dokter spesialis mata. Risma meminta agar dua bocah hafiz Quran tersebut segera bisa diperiksa dan mendapatkan pelayanan baik.

“Saya rasa anak ini masih bisa disembuhkan. Nanti ibu (orang tuanya) saya beri nomor dr Adrian. Jadi ibu bisa langsung terhubung dengan beliau. Saya sampun matur ke dokternya,” kata Risma.



Bagi keluarga Nakula dan Sadewa tak perlu memikirkan terkait biaya. Sebab, pihaknya akan membantu biaya perawatannya. Bahkan, apabila orang tua Nakula - Sadewa tidak ada kendaraan, maka pemkot juga siap menjemput ke rumah. “Kalau tidak ada kendaraan saya jemput bu. Soalnya anaknya pintar eman-eman (sayang sekali),” kata dia.

Risma juga memberikan intervensi lain kepada kakak kandung dua bocah kembar itu, yakni Krisna Sumardi Putra. Pasalnya, kakak kandung kedua bocah itu tidak dapat melanjutkan kuliah lantaran tak memiliki biaya. Risma pun langsung meminta jajarannya untuk menguruskan administrasi agar dapat bersekolah kembali di universitas tersebut.

“Nanti kamu ikut program beasiswa itu ya. Bagaimana pun caranya kuliah mu harus lulus,” kata Risma.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tampak menikmati setiap obrolan dengan si kembar itu. Setelah berbincang banyak hal, Risma pun berjanji akan memberikan komputer dan printer khusus tuna netra agar dapat digunakan mereka untuk belajar. “Nanti ibu belikan komputer dan printer yang kamu bisa nulis itu. Ibu usahakan itu untuk kalian supaya bisa nulis,” jelas dia.

Mendengar hal itu, dua bocah itu pun terlihat kegirangan dan teriak-teriak bahagia. Dia mengaku tidak sabar untuk segera memiliki komputer seperti yang telah diidamkannya sejak lama.



Orang tua Nakula dan Sadewa, Anita Taurisyah Harianti, mengaku bersyukur dapat menemui langsung wali kota di tengah kesibukannya. Selama ini, putra-putranya kerap kali terdengar suara wali kota dari Youtube.

Air matanya langsung menetes ketika mengungkapkan rasa haru dan bahagianya yang datang secara bertubi-tubi setelah dapat perhatian lebih. “Saya juga senang sekali akhirnya anak saya yang besar bisa melanjutkan kuliah lagi,” kata Anita.
(nth)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top