Hadiri Kebaktian Gereja Reformed Injili Indonesia Kota Bandung, Stafsus Menag Tegaskan Pemenuhan Hak Beribadah
Rabu, 07 Januari 2026 - 17:12 WIB
loading...
Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) Gugun Gumilar menghadiri Kebaktian Raya Tahun Baru 2026 bersama Pdt Dr (H.C.) Stephen Tong yang diselenggarakan di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Selasa (6/1/2026). Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) Gugun Gumilar menghadiri Kebaktian Raya Tahun Baru 2026 bersama Pdt Dr (H.C.) Stephen Tong yang diselenggarakan di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Selasa (6/1/2026). Kehadiran perwakilan Kementerian Agama tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan terpenuhinya hak beribadah setiap warga negara, khususnya mengingat kegiatan keagamaan ini sempat menghadapi penolakan sebelumnya.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa hak beribadah umat beragama dapat dijalankan dengan baik, aman, dan tertib, sesuai amanat konstitusi,” ujar Gugun di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya secara simbolik, melainkan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan keagamaan berjalan tanpa hambatan, selama sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga: Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Stafsus Menag Kunjungi Gereja Santo Mathius Pare
Gugun juga menyampaikan apresiasi terhadap Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong yang dinilainya sebagai tokoh bangsa yang konsisten menyuarakan nilai moral, kebangsaan, dan kehidupan beragama yang dewasa di tengah masyarakat majemuk.
Lihat juga: Pesan Damai Prabowo di Natal Nasional 2025, Bukti Persatuan di Tengah Keberagaman
“Merupakan sebuah kehormatan dapat belajar dari seorang Guru Bangsa. Teladan yang beliau berikan menunjukkan bahwa iman, kebangsaan, dan konstitusi dapat berjalan beriringan,” tambahnya.
Kebaktian Raya Tahun Baru 2026 ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta mendapat pengamanan yang memadai. Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa hak beribadah merupakan bagian fundamental dari kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dijaga bersama.
Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya memastikan setiap umat beragama dapat menjalankan ibadahnya tanpa diskriminasi, sekaligus mendorong terciptanya kerukunan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa hak beribadah umat beragama dapat dijalankan dengan baik, aman, dan tertib, sesuai amanat konstitusi,” ujar Gugun di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya secara simbolik, melainkan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan keagamaan berjalan tanpa hambatan, selama sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga: Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Stafsus Menag Kunjungi Gereja Santo Mathius Pare
Gugun juga menyampaikan apresiasi terhadap Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong yang dinilainya sebagai tokoh bangsa yang konsisten menyuarakan nilai moral, kebangsaan, dan kehidupan beragama yang dewasa di tengah masyarakat majemuk.
Lihat juga: Pesan Damai Prabowo di Natal Nasional 2025, Bukti Persatuan di Tengah Keberagaman
“Merupakan sebuah kehormatan dapat belajar dari seorang Guru Bangsa. Teladan yang beliau berikan menunjukkan bahwa iman, kebangsaan, dan konstitusi dapat berjalan beriringan,” tambahnya.
Kebaktian Raya Tahun Baru 2026 ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta mendapat pengamanan yang memadai. Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa hak beribadah merupakan bagian fundamental dari kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dijaga bersama.
Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya memastikan setiap umat beragama dapat menjalankan ibadahnya tanpa diskriminasi, sekaligus mendorong terciptanya kerukunan dan ketertiban di tengah masyarakat.
(rca)
Lihat Juga :