Transformasi Digital di KBN melalui Go Live Aplikasi SAP
Rabu, 07 Januari 2026 - 16:47 WIB
loading...
PT Kawasan Berikat Nusantara memulai babak baru dalam transformasi digital melalui proses Go Live aplikasi SAP (System, Application, and Products in Data Processing), Rabu (7/1/2026). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Kawasan Berikat Nusantara memulai babak baru dalam transformasi digital perusahaan melalui proses Go Live aplikasi SAP (System, Application, and Products in Data Processing), Rabu (7/1/2026). Langkah strategis ini direalisasikan melalui kolaborasi dengan menggandeng Telkomsigma sebagai mitra implementasi teknologi.
Penerapan SAP berfungsi sebagai pusat pencatatan dan pengolahan data transaksi perusahaan, sehingga seluruh informasi kini dikelola secara terstruktur, akurat, dan konsisten.
Direktur Operasional KBN Muhammad Isran menuturkan kegiatan ini sangat penting karena mengubah budaya konvensional menjadi digital. "Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh sistem menjadi satu platform. Apresiasi juga untuk seluruh pihak yang terlibat baik tim internal KBN maupun eksternal," ujarnya.
SVP IT PT Danareksa (Persero) Rita Herawati menekankan pentingnya momentum ini bagi lingkup holding. “Ini merupakan momen penting bagi KBN karena bisa Go Live aplikasi SAP. Bukan sebuah peluncuran sistem baru namun merupakan transformasi yang akan menjadi backbone data dari seluruh anak perusahaan. Ini merupakan suatu langkah besar," katanya.
Implementasi ini mencakup integrasi berbagai proses bisnis utama, operasional, kawasan, hingga pencatatan transaksi keuangan.
Terkait aspek teknis dan transparansi data, VP Multi Industry and Enterprise Solution Delivery Telkomsigma Aswin Syahputra menambahkan implementasi aplikasi ini salah satunya bertujuan mempermudah pemeriksaan keuangan.
“Ada single source of truth. Dengan aplikasi ini maka harus ada penyesuaian culture. Kita akan support terus dalam penggunaan sistem ini," ucapnya.
Keunggulan utama transformasi ini adalah kemampuan integrasi antarsistem. Integrasi menyatukan berbagai layanan digital yang ada di KBN ke dalam satu ekosistem kohesif sehingga mempercepat alur kerja dan meminimalisir duplikasi data.
Melalui sistem terintegrasi, KBN berkomitmen meningkatkan efisiensi kerja dan transparansi data secara menyeluruh. Langkah digitalisasi ini diharapkan memperkuat daya saing kawasan di tingkat global sekaligus mendukung ekosistem BUMN yang lebih lincah dan kompetitif.
Penerapan SAP berfungsi sebagai pusat pencatatan dan pengolahan data transaksi perusahaan, sehingga seluruh informasi kini dikelola secara terstruktur, akurat, dan konsisten.
Direktur Operasional KBN Muhammad Isran menuturkan kegiatan ini sangat penting karena mengubah budaya konvensional menjadi digital. "Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh sistem menjadi satu platform. Apresiasi juga untuk seluruh pihak yang terlibat baik tim internal KBN maupun eksternal," ujarnya.
SVP IT PT Danareksa (Persero) Rita Herawati menekankan pentingnya momentum ini bagi lingkup holding. “Ini merupakan momen penting bagi KBN karena bisa Go Live aplikasi SAP. Bukan sebuah peluncuran sistem baru namun merupakan transformasi yang akan menjadi backbone data dari seluruh anak perusahaan. Ini merupakan suatu langkah besar," katanya.
Implementasi ini mencakup integrasi berbagai proses bisnis utama, operasional, kawasan, hingga pencatatan transaksi keuangan.
Terkait aspek teknis dan transparansi data, VP Multi Industry and Enterprise Solution Delivery Telkomsigma Aswin Syahputra menambahkan implementasi aplikasi ini salah satunya bertujuan mempermudah pemeriksaan keuangan.
“Ada single source of truth. Dengan aplikasi ini maka harus ada penyesuaian culture. Kita akan support terus dalam penggunaan sistem ini," ucapnya.
Keunggulan utama transformasi ini adalah kemampuan integrasi antarsistem. Integrasi menyatukan berbagai layanan digital yang ada di KBN ke dalam satu ekosistem kohesif sehingga mempercepat alur kerja dan meminimalisir duplikasi data.
Melalui sistem terintegrasi, KBN berkomitmen meningkatkan efisiensi kerja dan transparansi data secara menyeluruh. Langkah digitalisasi ini diharapkan memperkuat daya saing kawasan di tingkat global sekaligus mendukung ekosistem BUMN yang lebih lincah dan kompetitif.
(jon)
Lihat Juga :